Sunan Ibnu Majah #4004

حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ حَدَّثَنَا صَدَقَةُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنِي عُتْبَةُ بْنُ أَبِي حَكِيمٍ حَدَّثَنِي عَنْ عَمِّهِ عَمْرِو بْنِ جَارِيَةَ عَنْ أَبِي أُمَيَّةَ الشَّعْبَانِيِّ قَالَ أَتَيْتُ أَبَا ثَعْلَبَةَ الْخُشَنِيَّ قَالَ قُلْتُ كَيْفَ تَصْنَعُ فِي هَذِهِ الْآيَةِ قَالَ أَيَّةُ آيَةٍ قُلْتُ { يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا عَلَيْكُمْ أَنْفُسَكُمْ لَا يَضُرُّكُمْ مَنْ ضَلَّ إِذَا اهْتَدَيْتُمْ } قَالَ سَأَلْتَ عَنْهَا خَبِيرًا سَأَلْتُ عَنْهَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ بَلْ ائْتَمِرُوا بِالْمَعْرُوفِ وَتَنَاهَوْا عَنْ الْمُنْكَرِ حَتَّى إِذَا رَأَيْتَ شُحًّا مُطَاعًا وَهَوًى مُتَّبَعًا وَدُنْيَا مُؤْثَرَةً وَإِعْجَابَ كُلِّ ذِي رَأْيٍ بِرَأْيِهِ وَرَأَيْتَ أَمْرًا لَا يَدَانِ لَكَ بِهِ فَعَلَيْكَ خُوَيْصَةَ نَفْسِكَ فَإِنَّ مِنْ وَرَائِكُمْ أَيَّامَ الصَّبْرِ الصَّبْرُ فِيهِنَّ عَلَى مِثْلِ قَبْضٍ عَلَى الْجَمْرِ لِلْعَامِلِ فِيهِنَّ مِثْلُ أَجْرِ خَمْسِينَ رَجُلًا يَعْمَلُونَ بِمِثْلِ عَمَلِهِ

Telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin 'Ammar] telah menceritakan kepada kami [Shadaqah bin Khalid] telah menceritakan kepadaku ['Utbah bin Abu Hakim] telah menceritakan kepadaku dari pamannya ['Amru bin Jariyah] dari [Abu Umayyah As Sya'bani] dia berkata: Saya pernah mendatangi [Abu Tsa'labah Al Khusyani] dan bertanya: "Apa yang kamu perbuat dengan ayat ini?" Abu Tsa'labah ganti bertanya: "Ayat yang mana?" aku lalu membaca: {Hai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu: tiadalah orang yang sesat itu akan memberi mudlarat kepadamu apabila kamu telah mendapat petunjuk} (Al Maidah: 105). Abu Tsa'labah lalu berkata: "Kamu bertanya kepada orang yang tahu, aku pernah bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tentang itu, dan beliau menjawab: "Yaitu mereka saling memerintahkan kepada kebaikan dan saling melarang pada yang mungkar, sehingga jika kamu melihat bakhil ditaati, hawa nafsu diikuti, dunia yang diprioritaskan, setiap orang bangga dengan pendapatnya, dan kamu melihat perkara tidak sesuai denganmu, maka kamu harus kembalikan kepada mata hatimu. Karena sesungguhnya di belakang kalian adalah hari-hari kesabaran, kesabaran saat itu seperti seseorang menggenggam bara api, bagi orang yang beramal pada saat itu seperti pahala lima puluh orang yang mengamalkan seperti amalannya."

Sanad — chain of narrators

  1. Jartsum · Shahabat · Syam · wafat 75 H
    Komentar ulama
    NULL
    Shahabat
  2. Yahmad · Tabi'in kalangan tua · Syam
    Komentar ulama
    Adz Dzahabi
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    Tsiqah
  3. Amru bin Jariyah · Tabi'ut Tabi'in kalangan tua · Syam
    Komentar ulama
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    At Tirmidzi
    Hasan Ghorib
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    maqbul
  4. Utbah bin Abi Hakim · Tabi'in (tdk jumpa Shahabat) · Syam · wafat 147 H
    Komentar ulama
    Ibnu Hajar
    "shaduq, banyak salahnya"
    Abu Hatim
    shalihul hadits
    Yahya bin Ma'in
    dla'iful hadits
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    An Nasa'i
    dla'if
  5. Shadaqah bin Khalid · Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan · Syam · wafat 180 H
    Komentar ulama
    Ahmad bin Hambal
    tsiqah tsiqah
    Dahim
    Tsiqah
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Ibnu Sa'd
    Tsiqah
    Ibnu Numair
    Tsiqah
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    Abu Hatim
    Tsiqah
    Abu Zur'ah
    Tsiqah
    An Nasa'i
    Tsiqah
    Ibnu Hajar Al Atsqalani
    Tsiqah
  6. Hisyam bin 'Ammar bin Nushair bin Maisarah bin Aban · Tabi'in kalangan biasa · Syam · wafat 245 H
    Komentar ulama
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    Abu Hatim
    kaisun
    An Nasa'i
    la ba`sa bih
    Ad Daruquthni
    Shaduuq
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Shaduuq
    Adz Dzahabi
    Hafizh

Similar hadiths