Sunan Ibnu Majah #1866

حَدَّثَنَا سُوَيْدُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ تَزَوَّجَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا بِنْتُ سِتِّ سِنِينَ فَقَدِمْنَا الْمَدِينَةَ فَنَزَلْنَا فِي بَنِي الْحَارِثِ بْنِ الْخَزْرَجِ فَوُعِكْتُ فَتَمَرَّقَ شَعَرِي حَتَّى وَفَى لَهُ جُمَيْمَةٌ فَأَتَتْنِي أُمِّي أُمُّ رُومَانَ وَإِنِّي لَفِي أُرْجُوحَةٍ وَمَعِي صَوَاحِبَاتٌ لِي فَصَرَخَتْ بِي فَأَتَيْتُهَا وَمَا أَدْرِي مَا تُرِيدُ فَأَخَذَتْ بِيَدِي فَأَوْقَفَتْنِي عَلَى بَابِ الدَّارِ وَإِنِّي لَأَنْهَجُ حَتَّى سَكَنَ بَعْضُ نَفَسِي ثُمَّ أَخَذَتْ شَيْئًا مِنْ مَاءٍ فَمَسَحَتْ بِهِ عَلَى وَجْهِي وَرَأْسِي ثُمَّ أَدْخَلَتْنِي الدَّارَ فَإِذَا نِسْوَةٌ مِنْ الْأَنْصَارِ فِي بَيْتٍ فَقُلْنَ عَلَى الْخَيْرِ وَالْبَرَكَةِ وَعَلَى خَيْرِ طَائِرٍ فَأَسْلَمَتْنِي إِلَيْهِنَّ فَأَصْلَحْنَ مِنْ شَأْنِي فَلَمْ يَرُعْنِي إِلَّا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ضُحًى فَأَسْلَمَتْنِي إِلَيْهِ وَأَنَا يَوْمَئِذٍ بِنْتُ تِسْعِ سِنِينَ

Telah menceritakan kepada kami [Suwaid bin Sa'id] berkata: telah menceritakan kepada kami [Ali bin Mushir] berkata: telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Urwah] dari [Bapaknya] dari ['Aisyah] ia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menikahiku di saat umurku enam tahun. Lalu kami datang ke Madinah dan singgah di bani Al Harits Ibnul Khazraj. Namun aku terkena demam hingga rambutku berguguran. Ketika sembuh dan panjang rambutku telah sampai sepundak, ibuku yang bernama Ummu Rumman mendatangiku, waktu itu aku sedang bermain Urjuhah bersama dengan sahabat-sahabatku. Ia memanggilku hingga aku pun mendatanginya, namun aku tidak tahu ada apa. Ibuku memegang tanganku dan mengajakku pada pintu rumah, sementara nafasku masih terengah-engah. Lantas ibuku mengambil air dan membasuh muka dan rambutku. Setelah itu, ia memasukkan aku ke dalam rumah, dan ternyata di dalamnya telah berkumpul wanita-wanita Anshar, mereka mengatakan: "Semoga dalam kebaikan dan keberkahan atas keberuntungan yang besar." Ibuku menyerahkan aku kepada mereka, hingga mereka membenahi kondisiku (hingga menjadi segar dan cantik). Namun aku belum juga tersadar hingga Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mendatangiku di waktu dluha. Ibuku lantas menyerahkan aku kepada beliau, sementara umurku waktu itu masih sembilan tahun."

Sanad — chain of narrators

  1. Aisyah binti Abi Bakar Ash Shiddiq · Shahabat · Madinah · wafat 58 H
    Komentar ulama
    NULL
    Shahabat
  2. Urwah bin Az Zubair bin Al 'Awwam bin Khuwailid bin Asad bin 'Abdul 'Izzi bin Qu · Tabi'in kalangan pertengahan · Madinah · wafat 93 H
    Komentar ulama
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    Ibnu Hajar
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'Ats Tsiqat'
  3. Hisyam bin 'Urwah bin Az Zubair bin Al 'Awwam · Tabi'ul Atba' kalangan tua · Madinah · wafat 145 H
    Komentar ulama
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    Ibnu Sa'd
    Tsiqah tsabat
    Abu Hatim
    "Tsiqah, imam fil hadits"
    Ya'kub bin Syaibah
    Tsiqah tsabat
    Ibnu Hibban
    Disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    "Tsiqah, faqih"
    Adz Dzahabi
    seorang tokoh
  4. Ali bin Mushir · Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan · Kufah · wafat 189 H
    Komentar ulama
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    Abu Zur'ah
    shaduuq tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    An Nasa'i
    Tsiqah
    Ibnu Saad
    Tsiqah
    Adz Dzahabi
    Tsiqah
  5. Suwaid bin Sa'id bin Sahal · Tabi'ul Atba' kalangan tua · Haditsah · wafat 240 H
    Komentar ulama
    Abu Hatim
    Shaduuq
    Ya'kub bin Syaibah
    Shaduuq
    An Nasa'i
    laisa bi tsiqah
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    Maslamah bin Qasim
    tsiqah tsiqah
    Ibnu Hajar Al Atsqalani
    Shaduuq

Similar hadiths