Sunan Nasa'i #99

أَخْبَرَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ حُرَيْثٍ قَالَ حَدَّثَنَا الْفَضْلُ بْنُ مُوسَى عَنْ جُعَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَ أَخْبَرَنِي عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ مَرْوَانَ بْنِ الْحَارِثِ بْنِ أَبِي ذُنَابٍ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبُو عَبْدِ اللَّهِ سَالِمٌ سَبَلَانُ قَالَ وَكَانَتْ عَائِشَةُ تَسْتَعْجِبُ بِأَمَانَتِهِ وَتَسْتَأْجِرُهُ فَأَرَتْنِي كَيْفَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَوَضَّأُ فَتَمَضْمَضَتْ وَاسْتَنْثَرَتْ ثَلَاثًا وَغَسَلَتْ وَجْهَهَا ثَلَاثًا ثُمَّ غَسَلَتْ يَدَهَا الْيُمْنَى ثَلَاثًا وَالْيُسْرَى ثَلَاثًا وَوَضَعَتْ يَدَهَا فِي مُقَدَّمِ رَأْسِهَا ثُمَّ مَسَحَتْ رَأْسَهَا مَسْحَةً وَاحِدَةً إِلَى مُؤَخِّرِهِ ثُمَّ أَمَرَّتْ يَدَهَا بِأُذُنَيْهَا ثُمَّ مَرَّتْ عَلَى الْخَدَّيْنِ قَالَ سَالِمٌ كُنْتُ آتِيهَا مُكَاتَبًا مَا تَخْتَفِي مِنِّي فَتَجْلِسُ بَيْنَ يَدَيَّ وَتَتَحَدَّثُ مَعِي حَتَّى جِئْتُهَا ذَاتَ يَوْمٍ فَقُلْتُ ادْعِي لِي بِالْبَرَكَةِ يَا أُمَّ الْمُؤْمِنِينَ قَالَتْ وَمَا ذَاكَ قُلْتُ أَعْتَقَنِي اللَّهُ قَالَتْ بَارَكَ اللَّهُ لَكَ وَأَرْخَتْ الْحِجَابَ دُونِي فَلَمْ أَرَهَا بَعْدَ ذَلِكَ الْيَوْمِ

Telah mengabarkan kepada kami [Al Husain bin Huraits] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Fadhlu bin Musa] dari [Ju'aid bin Abdurrahman] dia berkata: Telah mengabarkan kepadaku [Abdul Malik bin Marwan bin Al Harits bin Abu Dzunab] dia berkata: Telah mengabarkan kepadaku [Abu Abdullah Salim Sabalan] dia berkata: "[Aisyah] sangat kagum dengan sifat amanahnya dan ia menyewanya. Lalu Aisyah memperlihatkan kepadaku cara Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berwudlu: dia berkumur dan menghirup air ke hidung dan mengeluarkannya kembali tiga kali, membasuh mukanya tiga kali, membasuh tangan kanannya tiga kali dan tangan kirinya tiga kali, lalu meletakkan tangannya di bagian depan kepalanya dan mengusapkannya dengan sekali usapan sampai ke belakang. Kemudian ia menjalankan (mengusapkan) tangannya di kedua telinga dan kedua pipinya." Salim berkata: "Aku pernah datang kepada 'Aisyah dalam keadaan masih mukatab (budak yang dijanjikan untuk dimerdekakan dengan pembayaran secara diangsur). Hingga tidak ada yang tertutup (berhijab sempurna) dariku. Ia duduk di depanku dan berbincang-bincang denganku. Pada suatu hari aku berkata: 'wahai ummul mukminin, do'akan aku dengan keberkahan! ' 'Aisyah berkata: ada apa ini? ' aku menjawab, 'Allah memerdekakan diriku'. Ia mendo'akanku dan berkata: 'semoga Allah memberkahimu'. Ia segera menutupkan hijab di hadapanku dan setelah itu aku tidak pernah melihatnya lagi."

Sanad — chain of narrators

  1. Aisyah binti Abi Bakar Ash Shiddiq · Shahabat · Madinah · wafat 58 H
    Komentar ulama
    NULL
    Shahabat
  2. Salim bin 'Abdullah · Tabi'in kalangan pertengahan · Madinah · wafat 110 H
    Komentar ulama
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Abu Hatim
    Syaikh
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Shaduuq
  3. Rawi #5242
  4. Ja'di bin 'Abdur Rahman bin Aus · Tabi'in kalangan biasa · Madinah
    Komentar ulama
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    An Nasa'i
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Adz Dzahabi
    Tsiqah
    Al Azdi
    Fiihi Nadzor
  5. Al Fadlol bin Musa · Tabi'in (tdk jumpa Shahabat) · Himsh · wafat 192 H
    Komentar ulama
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Syahin
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Muhammad bin Sa'd
    Tsiqah
    Abu Hatim
    Shaduuq Shalih
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Tsiqah Tsabat
    Adz Dzahabi
    Tsabat
  6. Al Husain bin Huraits bin Al Hasan · Tabi'ul Atba' kalangan tua · Himsh · wafat 244 H
    Komentar ulama
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    An Nasa'i
    Tsiqah
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Tsiqah
    Adz Dzahabi
    Tsiqah