Sunan Nasa'i #5309

أَخْبَرَنَا الْمُغِيرَةُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَ حَدَّثَنَا مِسْكِينُ بْنُ بُكَيْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعَيْبُ بْنُ أَبِي حَمْزَةَ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ خَرَجَتْ امْرَأَتَانِ مَعَهُمَا وَلَدَاهُمَا فَأَخَذَ الذِّئْبُ أَحَدَهُمَا فَاخْتَصَمَتَا فِي الْوَلَدِ إِلَى دَاوُدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَضَى بِهِ لِلْكُبْرَى مِنْهُمَا فَمَرَّتَا عَلَى سُلَيْمَانَ عَلَيْهِ السَّلَام فَقَالَ كَيْفَ قَضَى بَيْنَكُمَا قَالَتْ قَضَى بِهِ لِلْكُبْرَى قَالَ سُلَيْمَانُ أَقْطَعُهُ بِنِصْفَيْنِ لِهَذِهِ نِصْفٌ وَلِهَذِهِ نِصْفٌ قَالَتْ الْكُبْرَى نَعَمْ اقْطَعُوهُ فَقَالَتْ الصُّغْرَى لَا تَقْطَعْهُ هُوَ وَلَدُهَا فَقَضَى بِهِ لِلَّتِي أَبَتْ أَنْ يَقْطَعَهُ

Telah mengabarkan kepada kami [Al Mughirah bin 'Abdurrahman] ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Miskin bin Bukair] ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Syu'aib bin Abu Hamzah] dari [Abu Az Zinad] dari [Al A'raj] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Dua orang wanita keluar dengan membawa anak mereka masing-masing, lalu seekor serigala mengambil anak salah seorang dari keduanya. Maka keduanya mengadukan kepada Nabi Dawud 'Alaihis Salam tentang setatus anak yang masih tersisa. Lalu Nabi Dawud memutuskan bahwa anak itu adalah milik wanita yang lebih tua. Kemudian mereka mendatangi Nabi Sulaiman, ia lalu bertanya, "bagaimana Nabi Dawud memberi putusan untuk kalian?" Wanita yang umurnya lebih muda berkata: "Dia memberi putusan bahwa anak itu milik wanita yang umurnya lebih tua." Nabi Sulaiman berkata: "Aku akan membelahnya menjadi dua bagian, untuk yang ini separuh dan untuk yang ini separuh." Wanita yang lebih tua berkata: "Ya, silahkan potong." Sementara yang muda berkata: "Jangan engkau potong, biarlah anak itu menjadi miliknya." Maka Sulaiman memberi putusan bahwa anak itu untuk wanita yang menolak agar anak itu dipotong."

Sanad — chain of narrators

  1. Abdur Rahman bin Shakhr · Shahabat · Madinah · wafat 57 H
    Komentar ulama
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Shahabat
  2. Abdur Rahman bin Hurmuz · Tabi'in kalangan pertengahan · Madinah · wafat 117 H
    Komentar ulama
    Ibnu Sa'd
    Tsiqah
    Ibnul Madini
    Tsiqah
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    Abu Zur'ah
    Tsiqah
    Ibnu Kharasy
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    tsiqah tsabat
  3. Abdullah bin Dzakwan Abu Az Zanad · Tabi'in kalangan biasa · Madinah · wafat 130 H
    Komentar ulama
    Ahmad bin Hambal
    Tsiqah
    Abu Zur'ah
    Tsiqah
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    Abu Hatim
    "tsiqah,faqih"
    As Saji
    Tsiqah
    An Nasa'i
    Tsiqah
    Ath Thabrani
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Hajar Al Atsqalani
    "tsiqah,faqih"
    Adz Dzahabi
    tsiqah tsabat
  4. Syu'aib bin Abi Hamzah Dinar · Tabi'ut Tabi'in kalangan tua · Syam · wafat 162 H
    Komentar ulama
    Ahmad bin Hambal
    tsabat shalih
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Ya'kub bin Syaibah
    Tsiqah
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    Abu Hatim
    Tsiqah
    An Nasa'i
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Hajar Al Atsqalani
    tsiqah ahli ibadah
    Adz Dzahabi
    Hafizh
  5. Miskin bin Bukair · Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa · Jazirah · wafat 198 H
    Komentar ulama
    Ahmad bin Hambal
    la ba`sa bih
    Yahya bin Ma'in
    la ba`sa bih
    Abu Hatim
    la ba`sa bih
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    "shaduuq, kesalahan pada hafalannya"
    Adz Dzahabi
    shaduuq yaghrib
  6. Rawi #1668