Sunan Abu Dawud #83

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عِيسَى حَدَّثَنَا ابْنُ عَيَّاشٍ عَنْ حَبِيبِ بْنِ صَالِحٍ عَنْ يَزِيدَ بْنِ شُرَيْحٍ الْحَضْرَمِيِّ عَنْ أَبِي حَيٍّ الْمُؤَذِّنِ عَنْ ثَوْبَانَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَلَاثٌ لَا يَحِلُّ لِأَحَدٍ أَنْ يَفْعَلَهُنَّ لَا يَؤُمُّ رَجُلٌ قَوْمًا فَيَخُصُّ نَفْسَهُ بِالدُّعَاءِ دُونَهُمْ فَإِنْ فَعَلَ فَقَدْ خَانَهُمْ وَلَا يَنْظُرُ فِي قَعْرِ بَيْتٍ قَبْلَ أَنْ يَسْتَأْذِنَ فَإِنْ فَعَلَ فَقَدْ دَخَلَ وَلَا يُصَلِّي وَهُوَ حَقِنٌ حَتَّى يَتَخَفَّفَ حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ خَالِدٍ السُّلَمِيُّ حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَلِيٍّ حَدَّثَنَا ثَوْرٌ عَنْ يَزِيدَ بْنِ شُرَيْحٍ الْحَضْرَمِيِّ عَنْ أَبِي حَيٍّ الْمُؤَذِّنِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَحِلُّ لِرَجُلٍ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ أَنْ يُصَلِّيَ وَهُوَ حَقِنٌ حَتَّى يَتَخَفَّفَ ثُمَّ سَاقَ نَحْوَهُ عَلَى هَذَا اللَّفْظِ قَالَ وَلَا يَحِلُّ لِرَجُلٍ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ أَنْ يَؤُمَّ قَوْمًا إِلَّا بِإِذْنِهِمْ وَلَا يَخْتَصُّ نَفْسَهُ بِدَعْوَةٍ دُونَهُمْ فَإِنْ فَعَلَ فَقَدْ خَانَهُمْ قَالَ أَبُو دَاوُد هَذَا مِنْ سُنَنِ أَهْلِ الشَّامِ لَمْ يُشْرِكْهُمْ فِيهَا أَحَدٌ

Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Isa] telah menceritakan kepada kami [Ibnu 'Ayyasy] dari [Habib bin Shalih] dari [Yazid bin Syuraih Al Hadlrami] dari [Abu Hayy Al Muadzdzin] dari [Tsauban] dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Ada tiga hal yang tidak boleh seorang pun melakukannya: tidak boleh seorang laki-laki mengimami suatu kaum, kemudian mengkhususkan dirinya dalam berdoa tanpa menyertakan mereka, apabila dia melakukannya berarti dia telah mengkhianati mereka. Janganlah dia melihat ke dalam rumah seseorang sebelum dia minta izin, apabila dia melakukannya berarti dia telah memasukinya. Janganlah dia shalat dalam keadaan menahan buang air hingga dia meringankan dirinya (dengan buang air) terlebih dahulu." Telah menceritakan kepada kami [Mahmud bin Khalid As Sulami] telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Ali] telah menceritakan kepada kami [Tsaur] dari [Yazid bin Syuraih Al Hadlrami] dari [Abu Hayy Al Muadzdzin] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Tidak boleh bagi seseorang yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir untuk shalat dalam keadaan menahan buang air hingga dia meringankan dirinya (dengan buang air) terlebih dahulu…" kemudian dia menyebutkan lafazh semisalnya. Dia menyebutkan (sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam): "Dan tidak boleh bagi seorang laki-laki yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir untuk mengimami suatu kaum kecuali dengan izin mereka, serta tidak boleh dia mengkhususkan dirinya dalam berdoa tanpa mengikut sertakan mereka. Apabila dia melakukannya berarti dia telah mengkhianati mereka." Abu Dawud berkata: Hadits ini semuanya dari jalur ahli Syam, tidak ada seorang pun yang ikut meriwayatkannya selain mereka.

Sanad — chain of narrators

  1. Tsauban bin Bajdad · Shahabat · Syam · wafat 54 H
    Komentar ulama
    NULL
    Shahabat
  2. Syaddad bin Hayyi · Tabi'in kalangan pertengahan · Syam
    Komentar ulama
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Hajar Al Atsqalani
    Shaduuq
    Adz Dzahabi
    Tsiqah
  3. Yazid bin Syuraih · Tabi'in kalangan pertengahan · Syam
    Komentar ulama
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    maqbul
    Adz Dzahabi
    Tsiqah
  4. Habib bin Shalih · Tabi'ut Tabi'in kalangan tua · Syam · wafat 147 H
    Komentar ulama
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Tsiqah
  5. Isma'il bin 'Ayyasy bin Sulaim · Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan · Syam · wafat 181 H
    Komentar ulama
    Ahmad bin Hambal
    Husnu riwayatihi 'an asy Syamiyyin
    Yahya bin Ma'in
    Laisa bihi ba`s fi ahli asy Syam
    Ali bin Al Madini
    Dia mentsiqahkannya pada orang-orang Syam dan mendhaifkannya pada yang lainnya
    Ibnu Abi Syaibah
    Dia mentsiqahkannya pada orang-orang Syam dan mendhaifkannya pada yang lainnya
    Amru bin Al Fallas
    Dia mentsiqahkannya pada orang-orang Syam dan mendhaifkannya pada yang lainnya
    Dahim
    Dia mentsiqahkannya pada orang-orang Syam dan mendhaifkannya pada yang lainnya
    At Tirmidzi
    Dishahihkan selain dari hadits ahli Syam
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Shaduq jika ia meriwayatkan dari penduduk negerinya
    Adz Dzahabi
    Alimnya ahli Syam
  6. Muhammad bin 'Isa bin Najih · Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa · Thabariyah · wafat 224 H
    Komentar ulama
    An Nasa'i
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    "tsiqah,faqih"
    Adz Dzahabi
    Hafizh
  1. Abdur Rahman bin Shakhr · Shahabat · Madinah · wafat 57 H
    Komentar ulama
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Shahabat
  2. Syaddad bin Hayyi · Tabi'in kalangan pertengahan · Syam
    Komentar ulama
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Hajar Al Atsqalani
    Shaduuq
    Adz Dzahabi
    Tsiqah
  3. Yazid bin Syuraih · Tabi'in kalangan pertengahan · Syam
    Komentar ulama
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    maqbul
    Adz Dzahabi
    Tsiqah
  4. Tsaur bin Yazid bin Ziyad · Tabi'ut Tabi'in kalangan tua · Syam · wafat 150 H
    Komentar ulama
    Ibnu Ishaq
    Tsiqah
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Muhammad bin Sa'd
    Tsiqah
    Ahmad bin Hambal
    Laisa bihi ba's
  5. Ahmad bin 'Ali · Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa · Syam
    Komentar ulama
    Ibnu Hibban
    mentsiqahkannyanya
    Abu Hatim Ar Rozy
    Hadist-haditsnya mustaqim
    Al Azdi
    matrukul hadits
    Adz Dzahabi
    matruk
  6. Mahmud bin Khalid binAbi Khalid · Shahabat · Syam · wafat 249 H
    Komentar ulama
    Abu Hatim
    tsiqah mardho
    An Nasa'i
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Tsiqah
    Adz Dzahabi
    tsabat