Sunan Abu Dawud #4025

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ عَنْ عَاصِمٍ قَالَ سَمِعْتُ الْحَجَّاجَ وَهُوَ عَلَى الْمِنْبَرِ يَقُولُ اتَّقُوا اللَّهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ لَيْسَ فِيهَا مَثْنَوِيَّةٌ وَاسْمَعُوا وَأَطِيعُوا لَيْسَ فِيهَا مَثْنَوِيَّةٌ لِأَمِيرِ الْمُؤْمِنِينَ عَبْدِ الْمَلِكِ وَاللَّهِ لَوْ أَمَرْتُ النَّاسَ أَنْ يَخْرُجُوا مِنْ بَابٍ مِنْ أَبْوَابِ الْمَسْجِدِ فَخَرَجُوا مِنْ بَابٍ آخَرَ لَحَلَّتْ لِي دِمَاؤُهُمْ وَأَمْوَالُهُمْ وَاللَّهِ لَوْ أَخَذْتُ رَبِيعَةَ بِمُضَرَ لَكَانَ ذَلِكَ لِي مِنْ اللَّهِ حَلَالًا وَيَا عَذِيرِي مِنْ عَبْدِ هُذَيْلٍ يَزْعُمُ أَنَّ قِرَاءَتَهُ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ وَاللَّهِ مَا هِيَ إِلَّا رَجَزٌ مِنْ رَجَزِ الْأَعْرَابِ مَا أَنْزَلَهَا اللَّهُ عَلَى نَبِيِّهِ عَلَيْهِ السَّلَام وَعَذِيرِي مِنْ هَذِهِ الْحَمْرَاءِ يَزْعُمُ أَحَدُهُمْ أَنَّهُ يَرْمِي بِالْحَجَرِ فَيَقُولُ إِلَى أَنْ يَقَعَ الْحَجَرُ قَدْ حَدَثَ أَمْرٌ فَوَاللَّهِ لَأَدَعَنَّهُمْ كَالْأَمْسِ الدَّابِرِ قَالَ فَذَكَرْتُهُ لِلْأَعْمَشِ فَقَالَ أَنَا وَاللَّهِ سَمِعْتُهُ مِنْهُ

Telah menceritakan kepada kami [Muhammad Ibnul 'Ala] berkata: telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar] dari [Ashim] ia berkata: Aku mendengar [Al Hajjaj] berkhutbah di atas mimbar, ia mengatakan: "Bertakwalah kalian kepada Allah semampu kalian tanpa terkecuali. Hendaklah kalian mendengar dan taat kepada Amirul Mukminin Abdul Malik, tanpa terkecuali. Demi Allah, jika aku perintahkan manusia untuk keluar dari salah satu pintu masjid, lalu mereka keluar melalui pintu lain, maka darah dan harta mereka telah halal bagiku. Demi Allah, jika aku hukum Rabi'ah di Mudlar, sungguh Allah akan memberikan kehalalan itu kepadaku. Wahai orang yang memberiku udzur dari Abdu Hudzail -maksudnya adalah Abdullah bin Mas'ud Al Hadzali- ia mengaku bahwa bacaannya berasal dari Allah. Maka demi Allah, bacaan-bacaan itu tidak lebih dari sekedar syair-syair Arab yang Allah tidak menurunkannya kepada Nabi-Nya Alaihissalam. Wahai orang yang memberiku udzur dari kaum hamra (yakni orang-orang Ajam atau selain arab), salah seorang dari mereka mengaku telah melempar batu dan berkata: "Hingga batu itu jatuh akan terjadi sesuatu." Maka demi Allah aku benar-benar akan meninggalkan mereka seperti hari sebelumnya (yakni meninggalkan mereka dalam keadaan hancur)." Ia (perawi) berkata: "Aku lantas menyebutkan hal itu kepada Al A'masy, ia lalu berkata: "Demi Allah, aku mendengar itu darinya."

Sanad — chain of narrators

  1. Al Hajjaj bin Yusuf bin Abi 'Uqail · Tabi'in kalangan pertengahan · Iraq · wafat 95 H
    Komentar ulama
    An Nasa'i
    Tidak tsiqah dan tidak ma'muun
  2. Ashim bin Bahdalah Abi An Najud · Tabi'in (tdk jumpa Shahabat) · Kufah · wafat 128 H
    Komentar ulama
    Ibnu Sa'd
    Tsiqah
    Ahmad bin Hambal
    shalih
    Yahya bin Ma'in
    la ba`sa bih
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    Ya'kub bin Sufyan
    Tsiqah
    Abu Hatim
    shalih
    Abu Zur'ah
    Tsiqah
    An Nasa'i
    laisa bihi ba`s
    Al 'Uqaili
    buruk hafalan
    Ad Daruquthni
    buruk hafalan
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    shaduuq tapi punya keragu-raguan
    Adz Dzahabi
    Tsiqah
  3. Abu Bakar bin 'Ayyasy bin Salim · Tabi'ut Tabi'in kalangan tua · Kufah · wafat 193 H
    Komentar ulama
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    maqbuul Faadil
  4. Muhammad bin Al 'Alaa' bin Kuraib · Tabi'ul Atba' kalangan tua · Kufah · wafat 248 H
    Komentar ulama
    Abu Hatim
    Shaduuq
    An Nasa'i
    la ba`sa bih
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Maslamah bin Qasim
    Kuufii TsiqaH
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Tsiqah Hafidz
    Adz Dzahabi
    Hafizh