Sunan Abu Dawud #3833

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ ثَابِتٍ الْمَرْوَزِيُّ حَدَّثَنِي عَلِيُّ بْنُ الْحُسَيْنِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ يَزِيدَ النَّحْوِيِّ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ { وَاللَّاتِي يَأْتِينَ الْفَاحِشَةَ مِنْ نِسَائِكُمْ فَاسْتَشْهِدُوا عَلَيْهِنَّ أَرْبَعَةً مِنْكُمْ فَإِنْ شَهِدُوا فَأَمْسِكُوهُنَّ فِي الْبُيُوتِ حَتَّى يَتَوَفَّاهُنَّ الْمَوْتُ أَوْ يَجْعَلَ اللَّهُ لَهُنَّ سَبِيلًا } وَذَكَرَ الرَّجُلَ بَعْدَ الْمَرْأَةِ ثُمَّ جَمَعَهُمَا فَقَالَ { وَاللَّذَانِ يَأْتِيَانِهَا مِنْكُمْ فَآذُوهُمَا فَإِنْ تَابَا وَأَصْلَحَا فَأَعْرِضُوا عَنْهُمَا } فَنَسَحَ ذَلِكَ بِآيَةِ الْجَلْدِ فَقَالَ { الزَّانِيَةُ وَالزَّانِي فَاجْلِدُوا كُلَّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا مِائَةَ جَلْدَةٍ } حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ ثَابِتٍ حَدَّثَنَا مُوسَى يَعْنِي ابْنَ مَسْعُودٍ عَنْ شِبْلٍ عَنْ ابْنِ أَبِي نَجِيحٍ عَنْ مُجِاهِدٍ قَالَ السَّبِيلُ الْحَدُّ قَالَ سُفْيَانُ { فَآذُوهُمَا } الْبِكْرَانِ { فَأَمْسِكُوهُنَّ فِي الْبُيُوتِ } الثَّيِّبَاتُ

Telah menceritakan kepada kami [Amad bin Muhammad bin Tsabit Al Marwazi] berkata: telah menceritakan kepadaku [Ali bin Al Husain] dari [Bapaknya] dari [Yazid bin An Nahwi] dari [Ikrimah] dari [Ibnu Abbas] ia berkata Tentang firman Allah: {Dan (terhadap) para wanita yang mengerjakan perbuatan keji, hendaklah ada empat orang saksi diantara kamu (yang menyaksikannya). Kemudian apabila mereka telah memberi persaksian, maka kurunglah mereka (wanita-wanita itu) dalam rumah sampai mereka menemui ajalnya, atau sampai Allah memberi jalan lain kepadanya} (An Nisa: 15) Allah menyebutkan laki-laki setelah perempuan, kemudian Dia menggabungkan keduanya. Allah berfirman: {Dan terhadap dua orang yang melakukan perbuatan keji di antara kamu, maka berilah hukuman kepada keduanya, kemudian jika keduanya bertaubat dan memperbaiki diri, maka biarkanlah mereka} (An Nisa: 16) Ayat ini kemudian dihapus dengan ayat cambuk, Allah berfirman: {Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera} (An Nuur: 2) Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Muhammad bin Tsabit berkata: telah menceritakan kepada kami Musa -maksudnya Musa bin Mas'ud- dari Syibl dari Ibnu Abu Najih dari Mujahid ia berkata: "Kata 'as sabil' maksudnya adalah hukuman had." Mujahid berkata: "Firman Allah 'maka berilah hukuman kepada keduanya', maksudnya adalah pezina yang masih lajang. Sementara firman Allah 'maka kurunglah mereka (wanita-wanita itu) dalam rumah', maksudnya adalah para janda."

Sanad — chain of narrators

  1. Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim · Shahabat · Marur Rawdz · wafat 68 H
    Komentar ulama
    Ibnu Hajar Al Atsqalani
    Shahabat
    Adz Dzahabi
    Shahabat
  2. "Ikrimah, maula Ibnu 'Abbas" · Tabi'in kalangan pertengahan · Madinah · wafat 104 H
    Komentar ulama
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    An Nasa'i
    Tsiqah
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    Abu Hatim
    tsiqah
  3. Yazid bin Abi Sa'id · Tabi'in (tdk jumpa Shahabat) · Kufur Jadiya · wafat 131 H
    Komentar ulama
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Abu Zur'ah
    Tsiqah
    An Nasa'i
    Tsiqah
    Abu Hatim
    shalihul hadits
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    tsiqah ahli ibadah
    Adz Dzahabi
    mutqin ahli ibadah
  4. Al Husain bin Waqid · Tabi'ut Tabi'in kalangan tua · Himsh · wafat 159 H
    Komentar ulama
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ahmad bin Hambal
    la ba`sa bih
    An Nasa'i
    Laisa bihi ba's
    Abu Zur'ah Arrazy
    Laisa bihi ba's
  5. Ali bin Al Husain bin Waqid · Tabi'ul Atba' kalangan tua · Kafar Jadiya · wafat 211 H
    Komentar ulama
    An Nasa'i
    laisa bihi ba`s
    Abu Hatim
    dla'iful hadits
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'Ats Tsiqat'
    Ibnu Hajar
    "shaduq, lahu auham"
  6. Ahmad bin Muhammad bin Tsabit · Tabi'ul Atba' kalangan tua · Himsh · wafat 230 H
    Komentar ulama
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Tsiqah
    Adz Dzahabi
    Salah seorang Imam Besar