Sunan Abu Dawud #305

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ يَعْنِي ابْنَ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا بَكَّارُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَتْنِي جَدَّتِي قَالَتْ دَخَلْتُ عَلَى أُمِّ سَلَمَةَ فَسَأَلَتْهَا امْرَأَةٌ مِنْ قُرَيْشٍ عَنْ الصَّلَاةِ فِي ثَوْبِ الْحَائِضِ فَقَالَتْ أُمُّ سَلَمَةَ قَدْ كَانَ يُصِيبُنَا الْحَيْضُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَتَلْبَثُ إِحْدَانَا أَيَّامَ حَيْضِهَا ثُمَّ تَطَّهَّرُ فَتَنْظُرُ الثَّوْبَ الَّذِي كَانَتْ تَقْلِبُ فِيهِ فَإِنْ أَصَابَهُ دَمٌ غَسَلْنَاهُ وَصَلَّيْنَا فِيهِ وَإِنْ لَمْ يَكُنْ أَصَابَهُ شَيْءٌ تَرَكْنَاهُ وَلَمْ يَمْنَعْنَا ذَلِكَ مِنْ أَنْ نُصَلِّيَ فِيهِ وَأَمَّا الْمُمْتَشِطَةُ فَكَانَتْ إِحْدَانَا تَكُونُ مُمْتَشِطَةً فَإِذَا اغْتَسَلَتْ لَمْ تَنْقُضْ ذَلِكَ وَلَكِنَّهَا تَحْفِنُ عَلَى رَأْسِهَا ثَلَاثَ حَفَنَاتٍ فَإِذَا رَأَتْ الْبَلَلَ فِي أُصُولِ الشَّعْرِ دَلَكَتْهُ ثُمَّ أَفَاضَتْ عَلَى سَائِرِ جَسَدِهَا

Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub bin Ibrahim] telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Mahdi] telah menceritakan kepada kami [Bakkar bin Yahya] telah menceritakan kepadaku [nenekku], dia berkata: Saya pernah menemui [Ummu Salamah], kemudian ada seorang wanita dari bangsa Quraisy bertanya kepadanya tentang shalat dengan mengenakan baju yang terkena darah haidl? Maka Dia menjawab: Salah seorang di antara kami (para istri Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) pernah mendapatkan haidl pada masa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, maka dia memakai baju (yang dipakainya waktu) haidl, ketika sudah suci dia melihat bajunya, apabila terkena darah haidl kami mencucinya lalu kami pakai untuk melaksanakan shalat, dan apabila tidak terkena darah kami membiarkannya dan hal itu tidak menghalangi kami untuk melaksanakan shalat mengenakan baju tersebut. Adapun berkaitan dengan bersisir, salah seorang di antara kami bersisir, dan apabila dia mandi junub, dia tidak mengurainya (rambut yang dipintal) akan tetapi cukup disiram saja dengan tiga kali siraman, apabila dia mendapatkan pangkal rambutnya sudah basah, dia memijat-mijatnya kemudian dia menyiram seluruh tubuhnya.

Sanad — chain of narrators

  1. Hind binti Abi Umayyah bin Al Mughirah · Tabi'in kalangan pertengahan · Madinah · wafat 62 H
    Komentar ulama
    NULL
    Shahabat
  2. Jiddah (nenek) Bakkaar bin Yahya · Tabi'in kalangan pertengahan
    Komentar ulama
    NULL
    Maqbulah
  3. Bakkaar bin Yahya · Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan
    Komentar ulama
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'Ats Tsiqat'
    Ibnu Hajar
    majhul
    Adz Dzahabi
    tidak menyebutkannya
  4. Abdur Rahman bin Mahdiy bin Hassan bin 'Abdur Rahman · Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa · Bashrah · wafat 198 H
    Komentar ulama
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ahmad bin Hambal
    Hafizh
    Ibnul Madini
    a'lamun naas
    Ibnu Sa'd
    Tsiqah
    Abu Hatim
    tsiqah imam
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    tsiqah tsabat hafizh
    Adz Dzahabi
    Hafizh
  5. Ya'qub bin Ibrahim bin Katsir · Tabi'ul Atba' kalangan tua · Baghdad · wafat 252 H
    Komentar ulama
    Abu Hatim
    Shaduuq
    An Nasa'i
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Abu Bakar AlKhatib
    tsiqoh hafidz
    Maslamah bin Qasim
    Tsiqah