Sunan Abu Dawud #118

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بِشْرٍ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ سَعْدٍ حَدَّثَنَا زَيْدٌ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ قَالَ قَالَ لَنَا ابْنُ عَبَّاسٍ أَتُحِبُّونَ أَنْ أُرِيَكُمْ كَيْفَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَوَضَّأُ فَدَعَا بِإِنَاءٍ فِيهِ مَاءٌ فَاغْتَرَفَ غَرْفَةً بِيَدِهِ الْيُمْنَى فَتَمَضْمَضَ وَاسْتَنْشَقَ ثُمَّ أَخَذَ أُخْرَى فَجَمَعَ بِهَا يَدَيْهِ ثُمَّ غَسَلَ وَجْهَهُ ثُمَّ أَخَذَ أُخْرَى فَغَسَلَ بِهَا يَدَهُ الْيُمْنَى ثُمَّ أَخَذَ أُخْرَى فَغَسَلَ بِهَا يَدَهُ الْيُسْرَى ثُمَّ قَبَضَ قَبْضَةً مِنْ الْمَاءِ ثُمَّ نَفَضَ يَدَهُ ثُمَّ مَسَحَ بِهَا رَأْسَهُ وَأُذُنَيْهِ ثُمَّ قَبَضَ قَبْضَةً أُخْرَى مِنْ الْمَاءِ فَرَشَّ عَلَى رِجْلِهِ الْيُمْنَى وَفِيهَا النَّعْلُ ثُمَّ مَسَحَهَا بِيَدَيْهِ يَدٍ فَوْقَ الْقَدَمِ وَيَدٍ تَحْتَ النَّعْلِ ثُمَّ صَنَعَ بِالْيُسْرَى مِثْلَ ذَلِكَ

Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Bisyr] telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Sa'd] telah menceritakan kepada kami [Zaid] dari ['Atha` bin Yasar] dia berkata: [Ibnu Abbas] pernah berkata kepada kami: "Maukah aku perlihatkan kepada kalian bagaimana Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berwudlu?" Dia minta untuk didatangkan bejana berisi air, lalu dia menciduknya sekali dengan tangan kanannya, lantas berkumur dan beristinsyaq, kemudian mengambil sekali lagi, lalu menggabungkan kedua tangannya dengan sekali ciduk itu, lantas mengusap wajahnya. Setelah itu dia mengambil lagi sekali cidukan, lalu membasuh tangan kanannya dengannya, kemudian mengambilnya lagi, lalu membasuh tangan kirinya. Setelah itu dia mengambil segenggam air, lalu mengibaskan tangannya, kemudian mengusapkannya pada kepala dan kedua telinganya. Setelah itu mengambil satu genggam lagi, lalu dipercikkannya ke atas kaki kanannya yang dalam keadaan bersandal, kemudian mengusapnya dengan kedua tangannya, satu tangan di atas kakinya dan tangan lainnya di bawah sandal. Kemudian dia melakukannya pula seperti itu pada kakinya yang kiri.

Sanad — chain of narrators

  1. Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim · Shahabat · Marur Rawdz · wafat 68 H
    Komentar ulama
    Ibnu Hajar Al Atsqalani
    Shahabat
    Adz Dzahabi
    Shahabat
  2. Atha' bin Yasar · Tabi'in kalangan tua · Madinah · wafat 103 H
    Komentar ulama
    An Nasa'i
    Tsiqah
    Abu Zur'ah
    Tsiqah
    Yahya bin Ma'in
    tsiqah
    Ibnu Hajar
    tsiqah
  3. Zaid bin Aslam · Tabi'in kalangan pertengahan · Madinah · wafat 136 H
    Komentar ulama
    Ahmad bin Hambal
    Tsiqah
    Abu Zur'ah Arrazy
    Tsiqah
    Abu Hatim Ar Rozy
    Tsiqah
    Muhammad bin Sa'd
    Tsiqah
    Ya'kub Ibnu Syaibah
    Tsiqah
    An Nasa'i
    Tsiqah
    Adz Dzahabi
    Ahli Fiqih
  4. Hisyam bin Sa'ad · Tabi'in kalangan biasa · Madinah · wafat 160 H
    Komentar ulama
    Yahya bin Ma'in
    shalih
    Abu Zur'ah
    terdapat kejujuran padanya
    Al 'Ajli
    haditsnya baik
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    shaduuq tapi punya keragu-raguan
  5. Muhammad bin Bisyir bin Al Furafashah · Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa · Kufah · wafat 203 H
    Komentar ulama
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    An Nasa'i
    Tsiqah
    Ibnu Syahin
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Tsiqah Tsabat
    Adz Dzahabi
    tsabat
  6. Utsman bin Muhammad bin Ibrahim bin 'Utsman · Tabi'ul Atba' kalangan tua · Kufah · wafat 239 H
    Komentar ulama
    Adz Dzahabi
    Hafizh
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam atstsiqat
    Ibnu Hajar
    tsiqah hafid