Sunan Tirmidzi #664

حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ كُنْتُ أَسْمَعُ سِمَاكَ بْنَ حَرْبٍ يَقُولُ أَحَدُ ابْنَيْ أُمِّ هَانِئٍ حَدَّثَنِي فَلَقِيتُ أَنَا أَفْضَلَهُمَا وَكَانَ اسْمُهُ جَعْدَةَ وَكَانَتْ أُمُّ هَانِئٍ جَدَّتَهُ فَحَدَّثَنِي عَنْ جَدَّتِهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَخَلَ عَلَيْهَا فَدَعَى بِشَرَابٍ فَشَرِبَ ثُمَّ نَاوَلَهَا فَشَرِبَتْ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَمَا إِنِّي كُنْتُ صَائِمَةً فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الصَّائِمُ الْمُتَطَوِّعُ أَمِينُ نَفْسِهِ إِنْ شَاءَ صَامَ وَإِنْ شَاءَ أَفْطَرَ قَالَ شُعْبَةُ فَقُلْتُ لَهُ أَأَنْتَ سَمِعْتَ هَذَا مِنْ أُمِّ هَانِئٍ قَالَ لَا أَخْبَرَنِي أَبُو صَالِحٍ وَأَهْلُنَا عَنْ أُمِّ هَانِئٍ وَرَوَى حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ هَذَا الْحَدِيثَ عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ فَقَالَ عَنْ هَارُونَ بْنِ بِنْتِ أُمِّ هَانِئٍ عَنْ أُمِّ هَانِئٍ وَرِوَايَةُ شُعْبَةَ أَحْسَنُ هَكَذَا حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ عَنْ أَبِي دَاوُدَ فَقَالَ أَمِينُ نَفْسِهِ و حَدَّثَنَا غَيْرُ مَحْمُودٍ عَنْ أَبِي دَاوُدَ فَقَالَ أَمِيرُ نَفْسِهِ أَوْ أَمِينُ نَفْسِهِ عَلَى الشَّكِّ وَهَكَذَا رُوِيَ مِنْ غَيْرِ وَجْهٍ عَنْ شُعْبَةَ أَمِينُ أَوْ أَمِيرُ نَفْسِهِ عَلَى الشَّكِّ قَالَ وَحَدِيثُ أُمِّ هَانِئٍ فِي إِسْنَادِهِ مَقَالٌ وَالْعَمَلُ عَلَيْهِ عِنْدَ بَعْضِ أَهْلِ الْعِلْمِ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَغَيْرِهِمْ أَنَّ الصَّائِمَ الْمُتَطَوِّعَ إِذَا أَفْطَرَ فَلَا قَضَاءَ عَلَيْهِ إِلَّا أَنْ يُحِبَّ أَنْ يَقْضِيَهُ وَهُوَ قَوْلُ سُفْيَانَ الثَّوْرِيِّ وَأَحْمَدَ وَإِسْحَقَ وَالشَّافِعِيِّ

Telah menceritakan kepada kami [Mahmud bin Ghailan] telah menceritakan kepada kami [Abu Daud] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dia berkata: saya pernah mendengar [Simak bin Harb] berkata: salah seorang cucu Ummu Hani' yang bernama [Ja'dah] telah menceritakan kepadaku dan [Ummu Hani'] adalah neneknya, maka dia telah menceritakan kepadaku dari Neneknya, bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam datang ke rumahnya dan meminta air lalu meminumnya, kemudian beliau menyodorkan kepadanya lalu dia meminumnya, dia (Ummu Hani') berkata: "Wahai Rasulullah, sesungguhnya saya sedang berpuasa." Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa salam bersabda: "Orang yang berpuasa sunnah lebih berhak atas dirinya, jika ingin maka boleh membatalkan atau menyempurnakan puasanya." [Syu'bah] berkata: Saya bertanya kepadanya: "Apakah kamu mendengarnya langsung dari Ummu Hani'?" Dia menjawab: "Tidak, akan tetapi [Abu Shalih] dan keluargaku meriwayatkannya dari [Ummu Hani']." [Hammad bin Salamah] meriwayatkan hadits ini dari [Simak bin Harb], dia berkata: Dari [Harun binti Ummu Hani'] dari [Ummu Hani'], sedangkan riwayatnya Syu'bah lebih baik. Demikian Mahmud bin Ghailan menceritakan kepada kami dari Abu Daud, maka dia berkata: "Lebih berhak atas dirinya." Dan telah menceritakan kepada kami selain Mahmud dari Abu Daud dengan lafadz, lebih menguasai atas dirinya (amir) atau lebih berhak atas dirinya (Amin) -karena ada keraguan- demikian juga hadits ini diriwayatkan melalui banyak jalur dari Syu'bah dengan lafadz: "Lebih berhak (Amin) atas dirinya atau lebih menguasai (amir) atas dirinya, dengan adanya keraguan. Dia berkata: Dan hadits Ummu Hani' terdapat komentar pada sanadnya. Dan hadits ini diamalkan oleh sebagian ahli ilmu dari kalangan shahabat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam maupun selain mereka, bahwa orang yang melakukan puasa sunnah apabila membatalkan puasanya, maka dia tidak wajib mengqadla' puasanya kecuali jika dia ingin melakukannya. Dan itu merupakan perkataan Sufyan Ats Tsauri, Ahmad, Ishaq dan Asy Syafi'i.

Sanad — chain of narrators

  1. Fakhitah binti Abi Thalib · Shahabat · Madinah
    Komentar ulama
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Shahabat
  2. Ja'dah · Tabi'in (tdk jumpa Shahabat)
    Komentar ulama
    Al Bukhari
    Fiihi Nadzor
    Ibnu 'Adi
    Mendhoifkan
  3. Simak bin Harb bin Aus · Tabi'in kalangan biasa · wafat 123 H
    Komentar ulama
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Abu Hatim Ar Rozy
    shaduuq tsiqah
    An Nasa'i
    Di haditsnya ada sesuatu
    Ibnu Hibban
    Banyak salah
    Adz Dzahabi
    Jelek Hafalannya
  4. Syu'bah bin Al Hajjaj bin Al Warad · Tabi'ut Tabi'in kalangan tua · Bashrah · wafat 160 H
    Komentar ulama
    Al 'Ajli
    tsiqah tsabat
    Ibnu Sa'd
    tsiqah ma`mun
    Abu Daud
    tidak ada seorangpun yang lebih baik haditsnya dari padanya
    Ats Tsauri
    amirul mukminin fil hadits
    Ibnu Hajar Al Atsqalani
    tsiqoh hafidz
    Adz Dzahabi
    tsabat hujjah
  5. Sulaiman bin Daud bin Al Jarud · Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa · Bashrah · wafat 204 H
    Komentar ulama
    Ahmad bin Hambal
    Tsiqah Shaduuq
    Yahya bin Ma'in
    Shaduuq
    Al 'Ajli
    Tsiqah banyak hafalannya
    Adz Dzahabi
    Alhafidz
  6. Mahmud bin Ghailan · Tabi'in kalangan pertengahan · Baghdad · wafat 239 H
    Komentar ulama
    An Nasa'i
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Maslamah bin Qasim
    Tsiqah
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Tsiqah
    Adz Dzahabi
    Hafizh
  1. Fakhitah binti Abi Thalib · Shahabat · Madinah
    Komentar ulama
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Shahabat
  2. Badzan · Tabi'in kalangan pertengahan
    Komentar ulama
    Abu Hatim
    ditulis hadisnya tapi tidak bisa dijadikan hujjah
    An Nasa'i
    laisa bi tsiqah
    Al 'Ajli
    mentsiqahkannyanya
    Al Azdi
    pendusta
    Al Hakim
    laisa bi qowi
    Ibnu Hajar
    dla'if
  3. Ja'dah · Tabi'in (tdk jumpa Shahabat)
    Komentar ulama
    Al Bukhari
    Fiihi Nadzor
    Ibnu 'Adi
    Mendhoifkan
  4. Syu'bah bin Al Hajjaj bin Al Warad · Tabi'ut Tabi'in kalangan tua · Bashrah · wafat 160 H
    Komentar ulama
    Al 'Ajli
    tsiqah tsabat
    Ibnu Sa'd
    tsiqah ma`mun
    Abu Daud
    tidak ada seorangpun yang lebih baik haditsnya dari padanya
    Ats Tsauri
    amirul mukminin fil hadits
    Ibnu Hajar Al Atsqalani
    tsiqoh hafidz
    Adz Dzahabi
    tsabat hujjah
  5. Sulaiman bin Daud bin Al Jarud · Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa · Bashrah · wafat 204 H
    Komentar ulama
    Ahmad bin Hambal
    Tsiqah Shaduuq
    Yahya bin Ma'in
    Shaduuq
    Al 'Ajli
    Tsiqah banyak hafalannya
    Adz Dzahabi
    Alhafidz
  6. Mahmud bin Ghailan · Tabi'in kalangan pertengahan · Baghdad · wafat 239 H
    Komentar ulama
    An Nasa'i
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Maslamah bin Qasim
    Tsiqah
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Tsiqah
    Adz Dzahabi
    Hafizh
  1. Fakhitah binti Abi Thalib · Shahabat · Madinah
    Komentar ulama
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Shahabat
  2. Harun bin Ummi Hani' · Tabi'in kalangan biasa
    Komentar ulama
    Ibnul Qaththan
    tidak dikenal
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    majhul
  3. Simak bin Harb bin Aus · Tabi'in kalangan biasa · wafat 123 H
    Komentar ulama
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Abu Hatim Ar Rozy
    shaduuq tsiqah
    An Nasa'i
    Di haditsnya ada sesuatu
    Ibnu Hibban
    Banyak salah
    Adz Dzahabi
    Jelek Hafalannya
  4. Hammad bin Salamah bin Dinar · Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan · Bashrah · wafat 167 H
    Komentar ulama
    An Nasa'i
    Tsiqah
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    Muhammad bin Sa'd
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    diperselisihkan statusnya sebagai shahabat