Sunan Tirmidzi #35

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ سِنَانِ بْنِ رَبِيعَةَ عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ قَالَ تَوَضَّأَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَغَسَلَ وَجْهَهُ ثَلَاثًا وَيَدَيْهِ ثَلَاثًا وَمَسَحَ بِرَأْسِهِ وَقَالَ الْأُذُنَانِ مِنْ الرَّأْسِ قَالَ أَبُو عِيسَى قَالَ قُتَيْبَةُ قَالَ حَمَّادٌ لَا أَدْرِي هَذَا مِنْ قَوْلِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ مِنْ قَوْلِ أَبِي أُمَامَةَ قَالَ وَفِي الْبَاب عَنْ أَنَسٍ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ لَيْسَ إِسْنَادُهُ بِذَاكَ الْقَائِمِ وَالْعَمَلُ عَلَى هَذَا عِنْدَ أَكْثَرِ أَهْلِ الْعِلْمِ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَنْ بَعْدَهُمْ أَنَّ الْأُذُنَيْنِ مِنْ الرَّأْسِ وَبِهِ يَقُولُ سُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ وَابْنُ الْمُبَارَكِ وَالشَّافِعِيُّ وَأَحْمَدُ وَإِسْحَقُ و قَالَ بَعْضُ أَهْلِ الْعِلْمِ مَا أَقْبَلَ مِنْ الْأُذُنَيْنِ فَمِنْ الْوَجْهِ وَمَا أَدْبَرَ فَمِنْ الرَّأْسِ قَالَ إِسْحَقُ وَأَخْتَارُ أَنْ يَمْسَحَ مُقَدَّمَهُمَا مَعَ الْوَجْهِ وَمُؤَخَّرَهُمَا مَعَ رَأْسِهِ و قَالَ الشَّافِعِيُّ هُمَا سُنَّةٌ عَلَى حِيَالِهِمَا يَمْسَحُهُمَا بِمَاءٍ جَدِيدٍ

telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] berkata: telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] dari [Sinan bin Rabi'ah] dari [Syahr bin Hausyab] dari [Abu Umamah] ia berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berwudlu, beliau membasuh wajahnya tiga kali, dan kedua tangannya tiga kali, lalu mengusap kepalanya seraya bersabda: "Kedua telinga adalah termasuk bagian dari kepala." Abu Isa berkata: Qutaibah berkata: bahwa Hammad berkata: "Aku tidak tahu apakah ini perkataan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam atau dari Abu Umamah." Abu Isa berkata: "Dalam bab ini ada juga hadits dari Anas." ia berkata lagi: "Hadits ini sanadnya tidak sesuai dengan susunannya." Dan hadits ini diamalkan oleh kebanyakan ahli ilmu dari para sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan orang-orang setelah mereka, bahwa kedua telinga termasuk bagian dari kepala. Pendapat ini diambil juga oleh Sufyan Ats Tsauri, Ibnul Mubarak, Syafi'i, Ahmad dan Ishaq. Sementara ulama lain berpendapat, bahwa telinga bagian depan adalah termasuk wajah, sementara telinga bagian belakang adalah termasuk kepala. Ishaq berkata: "Aku memilih mengusap bagian depannya bersama wajah dan bagian belakangnya bersama kepala." Sedangkan Syafi'i berkata: "Keduanya adalah sunnah, bahwasanya beliau mengusap keduanya dengan air yang baru."

Sanad — chain of narrators

  1. Shadiy bin 'Ajlan · Shahabat · Syam · wafat 86 H
    Komentar ulama
    Ibnu Hajar Al Atsqalani
    Shahabat
    Adz Dzahabi
    Shahabat
  2. Syahar bin Hawsyab · Tabi'in kalangan pertengahan · Syam · wafat 100 H
    Komentar ulama
    Musa bin Harun
    dla'if
    An Nasa'i
    laisa bi qowi
    Ahmad bin Hambal
    laisa bihi ba`s
    Hakim
    laisa bi qowi
    Al Baihaqi
    dla'if
    Ibnu Hazm
    saqith
    Ibnu 'Adi
    dlaif jiddan
    Ibnu Hajar Al Atsqalani
    shaduuq tapi punya keragu-raguan
  3. Sinan bin Rabi'ah · Tabi'in kalangan biasa · Bashrah
    Komentar ulama
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Yahya bin Ma'in
    laisa bi tsiqah
    Abu Hatim
    Mudoribul Hadits
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Shaduuq Fihi Layyin
    Adz Dzahabi
    Shadaq
  4. Hammad bin Zaid bin Dirham · Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan · Bashrah · wafat 179 H
    Komentar ulama
    Ahmad bin Hambal
    Seorang Imam Kaum Muslimin
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Tsiqah tsabat Faqih
  5. Qutaibah bin Sa'id bin Jamil bin Tharif bin 'Abdullah · Tabi'ul Atba' kalangan tua · Himsh · wafat 240 H
    Komentar ulama
    Abu Hatim
    Tsiqah
    An Nasa'i
    Tsiqah
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Tsiqah Tsabat

Similar hadiths