Sunan Tirmidzi #3138

حَدَّثَنَا عَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى عَنْ إِسْرَائِيلَ عَنْ السُّدِّيِّ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أُمِّ هَانِئٍ بِنْتِ أَبِي طَالِبٍ قَالَتْ خَطَبَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاعْتَذَرْتُ إِلَيْهِ فَعَذَرَنِي ثُمَّ أَنْزَلَ اللَّهُ تَعَالَى { إِنَّا أَحْلَلْنَا لَكَ أَزْوَاجَكَ اللَّاتِي آتَيْتَ أُجُورَهُنَّ وَمَا مَلَكَتْ يَمِينُكَ مِمَّا أَفَاءَ اللَّهُ عَلَيْكَ وَبَنَاتِ عَمِّكَ وَبَنَاتِ عَمَّاتِكَ وَبَنَاتِ خَالِكَ وَبَنَاتِ خَالَاتِكَ اللَّاتِي هَاجَرْنَ مَعَكَ وَامْرَأَةً مُؤْمِنَةً إِنْ وَهَبَتْ نَفْسَهَا لِلنَّبِيِّ } الْآيَةَ قَالَتْ فَلَمْ أَكُنْ أَحِلُّ لَهُ لِأَنِّي لَمْ أُهَاجِرْ كُنْتُ مِنْ الطُّلَقَاءِ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ لَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ هَذَا الْوَجْهِ مِنْ حَدِيثِ السُّدِّيِّ

Telah menceritakan kepada kami [Abdu bin Humaid] telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah bin Musa] dari [Isra`il] dari [As Suddi] dari [Abu Shalih] dari [Ummu Hani` binti Abu Thalib] berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam meminangku lalu aku meminta maaf kepada beliau, beliau pun menerima permintaan maafku lalu Allah Ta'ala menurunkan (ayat): "Hai nabi, sesungguhnya Kami telah menghalalkan bagimu isteri- isterimu yang telah kamu berikan mas kawinnya dan hamba sahaya yang kamu miliki yang termasuk apa yang kamu peroleh dalam peperangan yang dikaruniakan Allah untukmu, dan (demikian pula) anak-anak perempuan dari saudara laki-laki bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara perempuan bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara laki-laki ibumu dan anak-anak perempuan dari saudara perempuan ibumu yang turut hijrah bersama kamu dan perempuan mukmin yang menyerahkan dirinya kepada nabi." (Al Ahzaab: 50) ia berkata: Aku tidak dihalalkan untuk beliau karena aku tidak berhijrah, aku termasuk wanita-wanita yang dibebaskan. Abu Isa berkata: Hadits ini hasan shahih, kami hanya mengetahuinya dari sanad ini dari hadits As Suddi.

Sanad — chain of narrators

  1. Fakhitah binti Abi Thalib · Shahabat · Madinah
    Komentar ulama
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Shahabat
  2. Badzan · Tabi'in kalangan pertengahan
    Komentar ulama
    Abu Hatim
    ditulis hadisnya tapi tidak bisa dijadikan hujjah
    An Nasa'i
    laisa bi tsiqah
    Al 'Ajli
    mentsiqahkannyanya
    Al Azdi
    pendusta
    Al Hakim
    laisa bi qowi
    Ibnu Hajar
    dla'if
  3. Isma'il bin 'Abdur Rahman bin Abi Karimah · Tabi'in kalangan biasa · Kufah · wafat 127 H
    Komentar ulama
    Ali bin Al Madini
    "La ba`sa bihi, aku tidak mendengar seseorang menyebut kecuali kebaikannya, dan tidak seorang pun meninggalkannya"
    Abu Thalib
    Tsiqah
    Abdullah Ahmad bin Hanbal
    Mutaqarib fi ad Dlu'fi
    Sufyan ats Tsauri
    Laki-laki dari Arab
    Abbas Ad Dauri
    Pada haditsnya ada kelemahan
    Ibnu 'Adi
    "Mustaqimul hadits, shaduq, la ba`sa bihi"
    Abu Zur'ah
    Layyin
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ath Thabari
    La yahtajju bi haditsihi
    Abdurrahman bin Mahdi
    Dla'if
  4. Isra'il bin Yunus bin Abi Ishaq · Tabi'ut Tabi'in kalangan tua · Kufah · wafat 160 H
    Komentar ulama
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Tsiqah
  5. Ubaidullah bin Musa bin Abi Al Mukhtar Badzam · Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa · Kufah · wafat 213 H
    Komentar ulama
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Abu Hatim
    shaduuq tsiqah
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    Ibnu Adi
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'Ats Tsiqat'
    Ibnu Hajar
    tsiqah berpemahaman syi'ah
    Adz Dzahabi
    tsiqah
  6. Abdul Hamid bin Humaid bin Nashr · Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan · Himsh · wafat 249 H
    Komentar ulama
    Ibnu Hibban
    Tsiqah
    Adz Dzahabi
    Hafizh