Sunan Tirmidzi #2511

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَخْبَرَنَا عَاصِمُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا قُطْبَةُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ شِمْرِ بْنِ عَطِيَّةَ عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ عَنْ أُمِّ الدَّرْدَاءِ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُلْقَى عَلَى أَهْلِ النَّارِ الْجُوعُ فَيَعْدِلُ مَا هُمْ فِيهِ مِنْ الْعَذَابِ فَيَسْتَغِيثُونَ فَيُغَاثُونَ بِطَعَامٍ مِنْ ضَرِيعٍ لَا يُسْمِنُ وَلَا يُغْنِي مِنْ جُوعٍ فَيَسْتَغِيثُونَ بِالطَّعَامِ فَيُغَاثُونَ بِطَعَامٍ ذِي غُصَّةٍ فَيَذْكُرُونَ أَنَّهُمْ كَانُوا يُجِيزُونَ الْغَصَصَ فِي الدُّنْيَا بِالشَّرَابِ فَيَسْتَغِيثُونَ بِالشَّرَابِ فَيُرْفَعُ إِلَيْهِمْ الْحَمِيمُ بِكَلَالِيبِ الْحَدِيدِ فَإِذَا دَنَتْ مِنْ وُجُوهِهِمْ شَوَتْ وُجُوهَهُمْ فَإِذَا دَخَلَتْ بُطُونَهُمْ قَطَّعَتْ مَا فِي بُطُونِهِمْ فَيَقُولُونَ ادْعُوا خَزَنَةَ جَهَنَّمَ فَيَقُولُونَ أَلَمْ { تَكُ تَأْتِيكُمْ رُسُلُكُمْ بِالْبَيِّنَاتِ قَالُوا بَلَى قَالُوا فَادْعُوا وَمَا دُعَاءُ الْكَافِرِينَ إِلَّا فِي ضَلَالٍ } قَالَ فَيَقُولُونَ ادْعُوا مَالِكًا فَيَقُولُونَ { يَا مَالِكُ لِيَقْضِ عَلَيْنَا رَبُّكَ } قَالَ فَيُجِيبُهُمْ { إِنَّكُمْ مَاكِثُونَ } قَالَ الْأَعْمَشُ نُبِّئْتُ أَنَّ بَيْنَ دُعَائِهِمْ وَبَيْنَ إِجَابَةِ مَالِكٍ إِيَّاهُمْ أَلْفَ عَامٍ قَالَ فَيَقُولُونَ ادْعُوا رَبَّكُمْ فَلَا أَحَدَ خَيْرٌ مِنْ رَبِّكُمْ فَيَقُولُونَ { رَبَّنَا غَلَبَتْ عَلَيْنَا شِقْوَتُنَا وَكُنَّا قَوْمًا ضَالِّينَ رَبَّنَا أَخْرِجْنَا مِنْهَا فَإِنْ عُدْنَا فَإِنَّا ظَالِمُونَ } قَالَ فَيُجِيبُهُمْ { اخْسَئُوا فِيهَا وَلَا تُكَلِّمُونِ } قَالَ فَعِنْدَ ذَلِكَ يَئِسُوا مِنْ كُلِّ خَيْرٍ وَعِنْدَ ذَلِكَ يَأْخُذُونَ فِي الزَّفِيرِ وَالْحَسْرَةِ وَالْوَيْلِ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ وَالنَّاسُ لَا يَرْفَعُونَ هَذَا الْحَدِيثَ قَالَ أَبُو عِيسَى إِنَّمَا نَعْرِفُ هَذَا الْحَدِيثَ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ شِمْرِ بْنِ عَطِيَّةَ عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ عَنْ أُمِّ الدَّرْدَاءِ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ قَوْلَهُ وَلَيْسَ بِمَرْفُوعٍ وَقُطْبَةُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ هُوَ ثِقَةٌ عِنْدَ أَهْلِ الْحَدِيثِ

Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Abdurrahman] telah mengabarkan kepada kami ['Ashim bin Yusuf] telah menceritakan kepada kami [Quthbah bin Abdul Aziz] dari [Al A'masy] dari [Syimir bin Athiyyah] dari [Syahr bin Hausyab] dari [Ummu Ad Darda'] dari [Abu Ad Darda'] dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Akan dicampakkan kepada penghuni neraka rasa lapar yang sebanding dengan siksa yang mereka alami, lalu mereka memohon pertolongan, kemudian mereka ditolong dengan diberi makanan dari "dlari" (pohon yang berduri) Yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar, kemudian mereka memohon diberikan makanan lalu mereka diberi makanan yang menyumbat di kerongkongan, kemudian mereka teringat bahwa dahulu di dunia mereka mengobati tersumbatnya kerongkongan mereka dengan minuman, maka mereka memohon untuk diberi minuman, lalu dituangkanlah air mendidih kepada mereka dengan "Al Kalalib" (besi yang bengkok ujungnya digunakan untuk mengangkat daging dari kendi) yang apabila telah dekat ke wajah mereka menjadi gosonglah wajah mereka, dan apabila masuk ke dalam perut mereka niscaya akan memotong motong organ yang ada dalam perut mereka, lalu mereka berkata sesama mereka: 'Memohonlah kepada penjaga neraka Jahannam' namun mereka membacakan ayat {Dan apakah belum datang kepada kamu rasul-rasulmu dengan membawa keterangan keterangan Mereka menjawab: 'Benar, sudah datang.' penjaga-penjaga Jahannam berkata: 'Berdoalah kamu.' Dan doa orang-orang kafir itu hanyalah sia-sia belaka} (Ghafir: 50) Rasulullah berkata: "Lalu mereka berkata: 'Memohonlah kepada Malaikat Malik.' maka mereka berkata: {Hai Malik Biarlah Tuhanmu membunuh kami saja} (Az Zukhrf: 77) Nabi berkata: "Dia menjawab: {Kamu akan tetap tinggal (di neraka ini)}" -Al A'masy berkata: 'Aku diberi tahu bahwa jarak antara permohonan mereka dengan jawaban Malaikat Malik kepada mereka adalah seribu tahun"- Nabi berkata: "Lalu mereka saling berkata: 'Mohonlah kepada Rabb kalian karena tidak ada seorang pun yang lebih baik daripada Rabb kalian.' Lalu mereka memohon: {Ya Tuhan kami, kami telah dikuasai oleh kejahatan kami, dan dahulu kami adalah orang-orang yang sesat. Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami dari padanya (dan kembalikanlah kami ke dunia), maka jika kami kembali (juga kepada kekafiran), maka sesungguhnya kami adalah orang-orang yang dhalim.}" (Al Mukminun: 106-107} Nabi berkata: "Lalu Allah menjawab kepada mereka: {Tinggallah dengan hina di dalamnya, dan janganlah kamu berbicara dengan Aku.}" (Al Mukminun: 108) Nabi berkata: "Maka ketika itu mereka putus asa dari segala kebaikan, dan ketika itu juga mereka meringkik dan menyesal serta celaka." Abdullah bin Abdurrahman berkata: "Orang-orang tidak merafa'kan (menyambungkan sampai kepada Nabi) hadits ini." Abu Isa berkata: "Kami mengetahui hadits ini hanya dari Al A'masy dari Syimir bin Athiyyah dari Syahr bin Hasyab dari Ummu Ad Darda' dari perkataan Abu Ad Darda', dan ia tidak marfu'. Adapun Qutbah bin Abdul Aziz, maka dia adalah seorang yang tsiqah menurut para ahli hadits."

Sanad — chain of narrators

  1. Uwaimir bin Malik bin Qais bin Umayyah bin 'Amir · Shahabat · Syam · wafat 32 H
    Komentar ulama
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Shahabat
    Adz Dzahabi
    Shahabat
  2. Hubaimah bin Hayya · Tabi'in kalangan tua · Syam · wafat 81 H
    Komentar ulama
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Adz Dzahabi
    faqihah kabirah
  3. Syahar bin Hawsyab · Tabi'in kalangan pertengahan · Syam · wafat 100 H
    Komentar ulama
    Musa bin Harun
    dla'if
    An Nasa'i
    laisa bi qowi
    Ahmad bin Hambal
    laisa bihi ba`s
    Hakim
    laisa bi qowi
    Al Baihaqi
    dla'if
    Ibnu Hazm
    saqith
    Ibnu 'Adi
    dlaif jiddan
    Ibnu Hajar Al Atsqalani
    shaduuq tapi punya keragu-raguan
  4. Syimir bin 'Athiyyah · Tabi'in (tdk jumpa Shahabat) · Kufah
    Komentar ulama
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    An Nasa'i
    Tsiqah
    Ibnu Sa'd
    Tsiqah
    Ibnu Numair
    Tsiqah
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    Ibnu Hajar Al Atsqalani
    Shaduuq
  5. Sulaiman bin Mihran · Tabi'in kalangan biasa · Kufah · wafat 147 H
    Komentar ulama
    Al 'Ajli
    tsiqah tsabat
    An Nasa'i
    tsiqah tsabat
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Yudallis
    Abu Hatim Ar Rozy
    Tsiqah haditsnya dijadikan hujjah
  6. Quthbah bin 'Adul 'Aziz bin Siyah · Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan · Kufah
    Komentar ulama
    Ahmad bin Hambal
    Syaikh Tsiqah
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    At Tirmidzi
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Al 'Ajli
    Kuufii TsiqaH
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Shaduuq
    Adz Dzahabi
    Tsiqah
  7. Rawi #4086
  8. Abdullah bin 'Abdur Rahman bin Al Fadlol bin Bihram · Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan · wafat 255 H
    Komentar ulama
    Abu Hatim
    tsiqah shaduuq
    Ad Daruquthni
    tsiqah masyhur
    Abu Bakar AlKhatib
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    hafizh mutqin
    Ahmad bin Hambal
    Tsiqah
    Ibnu Hajar Al Atsqalani
    tsiqah fadlil mutqin hafizh
    Adz Dzahabi
    Hafizh