Sunan Tirmidzi #1574

حَدَّثَنَا عُبَيْدُ بْنُ أَسْبَاطِ بْنِ مُحَمَّدٍ الْقُرَشِيُّ الْكُوفِيُّ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ هِشَامِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي هِلَالٍ عَنْ ابْنِ أَبِي ذُبَابٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ مَرَّ رَجُلٌ مِنْ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِشِعْبٍ فِيهِ عُيَيْنَةٌ مِنْ مَاءٍ عَذْبَةٌ فَأَعْجَبَتْهُ لِطِيبِهَا فَقَالَ لَوْ اعْتَزَلْتُ النَّاسَ فَأَقَمْتُ فِي هَذَا الشِّعْبِ وَلَنْ أَفْعَلَ حَتَّى أَسْتَأْذِنَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ ذَلِكَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَا تَفْعَلْ فَإِنَّ مُقَامَ أَحَدِكُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَفْضَلُ مِنْ صَلَاتِهِ فِي بَيْتِهِ سَبْعِينَ عَامًا أَلَا تُحِبُّونَ أَنْ يَغْفِرَ اللَّهُ لَكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ الْجَنَّةَ اغْزُو فِي سَبِيلِ اللَّهِ مَنْ قَاتَلَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَوَاقَ نَاقَةٍ وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ

Telah menceritakan kepada kami [Ubaid bin Asbath bin Muhammad Al Qurasyi Al Kufi] berkata: telah menceritakan kepada kami [Bapakku] dari [Hisyam bin Sa'd] dari [Sa'id bin Abu Hilal] dari [Ibnu Abu Dzubab] dari [Abu Hurairah] ia berkata: "Seorang laki-laki dari sabahat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melewati sebuah lembah yang terdapat mata air yang jernih hingga membuatnya kagum karena bagusnya. Ia lalu berkata: "Sekiranya aku tinggalkan manusia dan menetap di lembah ini. Tetapi sekali-kali aku tidak akan melakukannya hingga aku minta izin kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam." Kemudian laki-laki itu menceritakan hal tersebut kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau lalu bersabda: "Jangan kamu lakukan! sungguh, tempat salah seorang dari kalian di jalan Allah (jihad) lebih utama dari ibadah selama enam puluh tahun di dalam rumahnya. Apakah kalian tidak suka jika Allah mengampuni dosa-dosa kalian dan memasukkan kalian ke dalam surga? Berperanglah kalian di jalan Allah, barangsiapa berperang di jalan Allah meskipun hanya sekadar orang memerah susu unta, maka telah wajib baginya masuk surga." Abu Isa berkata: "Hadits ini derajatnya hasan."

Sanad — chain of narrators

  1. Abdur Rahman bin Shakhr · Shahabat · Madinah · wafat 57 H
    Komentar ulama
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Shahabat
  2. Abdullah bin 'Abdur Rahman bin Al Harits · Tabi'in kalangan pertengahan · Madinah
    Komentar ulama
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Abu Hatim
    syaikh
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Ibnu Hajar Al Atsqalani
    Tsiqah
    Adz Dzahabi
    Tsiqah
  3. Sa'id bin Abi Hilal · Tabi'in (tdk jumpa Shahabat) · Maru · wafat 135 H
    Komentar ulama
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Abu Hatim
    la ba`sa bih
    Ibnu Hazm
    laisa bi qowi
    Ibnu Sa'd
    Tsiqah
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    Ibnu Khuzaimah
    Tsiqah
    Ad Daruquthni
    Adl
    As Saaji
    Shaduuq
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Shaduuq
  4. Hisyam bin Sa'ad · Tabi'in kalangan biasa · Madinah · wafat 160 H
    Komentar ulama
    Yahya bin Ma'in
    shalih
    Abu Zur'ah
    terdapat kejujuran padanya
    Al 'Ajli
    haditsnya baik
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    shaduuq tapi punya keragu-raguan
  5. Asbath bin Muhammad bin 'Abdur Rahman · Tabi'in kalangan biasa · Kufah · wafat 200 H
    Komentar ulama
    Abu Hatim
    Shalih
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    An Nasa'i
    Laisa bihi ba's
    Al 'Ajli
    la ba`sa bih
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
  6. Rawi #5313