Shahih Muslim #1740

حَدَّثَنِي سُوَيْدُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ عَنْ دَاوُدَ عَنْ أَبِي حَرْبِ بْنِ أَبِي الْأَسْوَدِ عَنْ أَبِيهِ قَالَ بَعَثَ أَبُو مُوسَى الْأَشْعَرِيُّ إِلَى قُرَّاءِ أَهْلِ الْبَصْرَةِ فَدَخَلَ عَلَيْهِ ثَلَاثُ مِائَةِ رَجُلٍ قَدْ قَرَءُوا الْقُرْآنَ فَقَالَ أَنْتُمْ خِيَارُ أَهْلِ الْبَصْرَةِ وَقُرَّاؤُهُمْ فَاتْلُوهُ وَلَا يَطُولَنَّ عَلَيْكُمْ الْأَمَدُ فَتَقْسُوَ قُلُوبُكُمْ كَمَا قَسَتْ قُلُوبُ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ وَإِنَّا كُنَّا نَقْرَأُ سُورَةً كُنَّا نُشَبِّهُهَا فِي الطُّولِ وَالشِّدَّةِ بِبَرَاءَةَ فَأُنْسِيتُهَا غَيْرَ أَنِّي قَدْ حَفِظْتُ مِنْهَا لَوْ كَانَ لِابْنِ آدَمَ وَادِيَانِ مِنْ مَالٍ لَابْتَغَى وَادِيًا ثَالِثًا وَلَا يَمْلَأُ جَوْفَ ابْنِ آدَمَ إِلَّا التُّرَابُ وَكُنَّا نَقْرَأُ سُورَةً كُنَّا نُشَبِّهُهَا بِإِحْدَى الْمُسَبِّحَاتِ فَأُنْسِيتُهَا غَيْرَ أَنِّي حَفِظْتُ مِنْهَا يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُونَ فَتُكْتَبُ شَهَادَةً فِي أَعْنَاقِكُمْ فَتُسْأَلُونَ عَنْهَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Telah menceritakan kepadaku [Suwaid bin Sa'id] telah menceritakan kepada kami [Ali bin Mushir] dari [Dawud] dari [Abu Harb bin Abul Aswad] dari [bapaknya] ia berkata: Ketika [Abu Musa Al Asy'ari] mengutus seorang untuk memanggil Qurra' (orang-orang yang menguasai bacaan Al Qur'an), maka datanglah kepadanya tiga ratus orang yang memang benar-benar telah menguasai bacaan Al Qur'an. Iapun berkata: "Kalian adalah sebaik-baik penduduk Bashrah dan kalian adalah Qurraa' mereka. Oleh karena itu bacalah dan janganlah kalian meninggalkannya terlalu lama hingga hati kalian akan membatu sebagaimana hati orang-orang sebelum kalian. Saat kami membaca satu surat yang panjang dan ketegasannya menyerupai surat Bara'ah (surat Taubah) kemudian aku dilupakan, tapi aku masih ingat sedikit darinya yaitu: 'Kalau seandainya anak cucu Adam memiliki harta benda sebanyak dua bukit niscaya ia akan mencari bukit yang ketiga, dan tidak ada yang dapat memenuhi perut anak cucu Adam kecuali tanah.' Saat itu kami juga membaca satu surat yang serupa dengan salah satu Al Musabbihaat (surat yang diawali dengan sabbaha) kemudian aku dilupakan, tapi aku masih hafal sedikit daripadanya yaitu: 'Wahai orang-orang yang beriman kenapakah kalian mengatakan (memerintahkan) apa yang tidak kalian perbuat.' Lalu akan dituliskan satu persaksian pada kalian, dan kelak di hari kiamat kalian akan ditanyai mengenai hal itu."

Sanad — chain of narrators

  1. Abdullah bin Qais bin Sulaim bin Hadldlor · Shahabat · Kufah · wafat 50 H
    Komentar ulama
    NULL
    Shahabat
  2. Zhalim bin 'Amru bin Sufyan · Tabi'in kalangan tua · Bashrah · wafat 69H
    Komentar ulama
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Ibnu Sa'd
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    Tsiqah
  3. Mihjan bin Abi Al Aswad · Tabi'in kalangan pertengahan · Bashrah · wafat 108 H
    Komentar ulama
    Muhammad bin Sa'd
    "Ma""ruf"
    Ibnu Abdil Barr
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    mentsiqahkannya
  4. Daud bin Abi Hind Dinar · Tabi'in kalangan biasa · Bashrah · wafat 139 H
    Komentar ulama
    Ahmad bin Hambal
    Tsiqah Tsiqah
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Abu Hatim
    Tsiqah
    An Nasa'i
    Tsiqah
    Ya'kub Ibnu Syaibah
    Tsiqah Tsabat
    Ibnu Kharasy
    Bashari Tsiqah
  5. Ali bin Mushir · Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan · Kufah · wafat 189 H
    Komentar ulama
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    Abu Zur'ah
    shaduuq tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    An Nasa'i
    Tsiqah
    Ibnu Saad
    Tsiqah
    Adz Dzahabi
    Tsiqah
  6. Suwaid bin Sa'id bin Sahal · Tabi'ul Atba' kalangan tua · Haditsah · wafat 240 H
    Komentar ulama
    Abu Hatim
    Shaduuq
    Ya'kub bin Syaibah
    Shaduuq
    An Nasa'i
    laisa bi tsiqah
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    Maslamah bin Qasim
    tsiqah tsiqah
    Ibnu Hajar Al Atsqalani
    Shaduuq

Similar hadiths