Shahih Muslim #141

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ الدَّوْرَقِيُّ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا حُصَيْنٌ حَدَّثَنَا أَبُو ظِبْيَانَ قَالَ سَمِعْتُ أُسَامَةَ بْنَ زَيْدِ بْنِ حَارِثَةَ يُحَدِّثُ قَالَ بَعَثَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى الْحُرَقَةِ مِنْ جُهَيْنَةَ فَصَبَّحْنَا الْقَوْمَ فَهَزَمْنَاهُمْ وَلَحِقْتُ أَنَا وَرَجُلٌ مِنْ الْأَنْصَارِ رَجُلًا مِنْهُمْ فَلَمَّا غَشِينَاهُ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ فَكَفَّ عَنْهُ الْأَنْصَارِيَّ وَطَعَنْتُهُ بِرُمْحِي حَتَّى قَتَلْتُهُ قَالَ فَلَمَّا قَدِمْنَا بَلَغَ ذَلِكَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لِي يَا أُسَامَةُ أَقَتَلْتَهُ بَعْدَ مَا قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّمَا كَانَ مُتَعَوِّذًا قَالَ فَقَالَ أَقَتَلْتَهُ بَعْدَ مَا قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ قَالَ فَمَا زَالَ يُكَرِّرُهَا عَلَيَّ حَتَّى تَمَنَّيْتُ أَنِّي لَمْ أَكُنْ أَسْلَمْتُ قَبْلَ ذَلِكَ الْيَوْمِ

Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub ad-Dauraqi] telah menceritakan kepada kami [Husyaim] telah mengabarkan kepada kami [Hushain] telah menceritakan kepada kami [Abu Dlibyan] dia berkata: aku mendengar [Usamah bin Zaid bin Haritsah] menceritakan, dia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah mengutus kami ke al-Huraqah, salah satu daerah Juhainah. Lalu saat pagi hari kami menyerang mereka hingga dapat mengalahkannya, setelah itu aku dan seorang laki-laki Anshar bertemu dengan seorang laki-laki dari mereka. Ketika kami mendekatinya, maka dia mengucapkan, 'LAA ILAAHA ILLAALLAHU (Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah). Maka laki-laki Anshar itu menahan diri untuk tidak membunuhnya, sedangkan aku menusuknya dengan tombakku, hingga aku membunuhnya'. Usamah berkata: 'Ketika kami sampai, maka peristiwa itu sampai pada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, maka beliau berkata kepadaku, 'Wahai Usamah, apakah kamu membunuhnya setelah dia mengucapkan, "LAA ILAAHA ILLAALLAHU (Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah)? ' Aku menjawab, 'Wahai Rasulullah, dia mengucapkan hal tersebut hanya sebagai tameng.' Perawi berkata: "Rasulullah bersabda: "Apakah kamu membunuhnya setalah dia mengucapkan kalimat tersebut? ' Usamah menjawab, "Dan beliau masih saja mengulanginya atasku hingga aku berandai-andai bahwa aku belum masuk Islam pada saat itu'."

Sanad — chain of narrators

  1. Usamah bin Zaid bin Haritsah bin Syurahbil · Shahabat · Madinah · wafat 54 H
    Komentar ulama
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Shahabat
  2. Hushain bin Jundub bin 'Amru bin Al Harits · Tabi'in kalangan tua · Kufah · wafat 90 H
    Komentar ulama
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Ibnu Sa'd
    Tsiqah
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
  3. Hushain bin 'Abdur Rahman · Tabi'in kalangan biasa · Kufah · wafat 136 H
    Komentar ulama
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Abu Zur'ah
    Tsiqah
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Tsiqah berubah hafalannya pada akhir hidupnya
    Adz Dzahabi
    tsiqah hujjah
  4. Husyaim bin Basyir bin Al Qasim bin Dinar · Tabi'ul Atba' kalangan tua · Hait · wafat 183 H
    Komentar ulama
    Abu Hatim
    Tsiqah
    Ibnu Sa'd
    tsiqah tsabat
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    Tsiqah
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    tsiqah tsabat
    Adz Dzahabi
    tsiqah imam
  5. Ya'qub bin Ibrahim bin Katsir · Tabi'ul Atba' kalangan tua · Baghdad · wafat 252 H
    Komentar ulama
    Abu Hatim
    Shaduuq
    An Nasa'i
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Abu Bakar AlKhatib
    tsiqoh hafidz
    Maslamah bin Qasim
    Tsiqah

Similar hadiths