Shahih Bukhari #4846

حَدَّثَنِي يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا سَيَّارٌ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ كُنَّا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي غَزْوَةٍ فَلَمَّا قَفَلْنَا كُنَّا قَرِيبًا مِنْ الْمَدِينَةِ تَعَجَّلْتُ عَلَى بَعِيرٍ لِي قَطُوفٍ فَلَحِقَنِي رَاكِبٌ مِنْ خَلْفِي فَنَخَسَ بَعِيرِي بِعَنَزَةٍ كَانَتْ مَعَهُ فَسَارَ بَعِيرِي كَأَحْسَنِ مَا أَنْتَ رَاءٍ مِنْ الْإِبِلِ فَالْتَفَتُّ فَإِذَا أَنَا بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي حَدِيثُ عَهْدٍ بِعُرْسٍ قَالَ أَتَزَوَّجْتَ قُلْتُ نَعَمْ قَالَ أَبِكْرًا أَمْ ثَيِّبًا قَالَ قُلْتُ بَلْ ثَيِّبًا قَالَ فَهَلَّا بِكْرًا تُلَاعِبُهَا وَتُلَاعِبُكَ قَالَ فَلَمَّا قَدِمْنَا ذَهَبْنَا لِنَدْخُلَ فَقَالَ أَمْهِلُوا حَتَّى تَدْخُلُوا لَيْلًا أَيْ عِشَاءً لِكَيْ تَمْتَشِطَ الشَّعِثَةُ وَتَسْتَحِدَّ الْمُغِيبَةُ

Telah menceritakan kepadaku [Ya'qub bin Ibrahim] Telah menceritakan kepada kami [Husyaim] Telah mengabarkan kepada kami [Sayyar] dari [Asy Sya'bi] dari [Jabir bin Abdullah] ia berkata: Suatu ketika, kami berada bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dalam suatu peperangan. Saat perjalanan kembali dan telah mendekati kota Madinah, maka aku pun memacu laju Untaku. Lalu seseorang menyusulku dari belakang dan menahan laju Untaku dengan tongkat miliknya hingga Untaku menjadi sangat lamban sebagaimana Unta yang paling lamban yang pernah Anda lihat. Aku menoleh, ternyata orang itu adalah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Aku pun berkata: "Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku punya hajat Walimatul Ursy." Beliau bertanya: "Apakah kamu telah menikahi seorang wanita?" Aku menjawab: "Ya." Beliau bertanya lagi: "Dengan gadis ataukah janda?" Aku menjawab: "Janda." Beliau bersabda: "Kenapa tidak dengan gadis sehingga kamu dapat bermain-main dengannya dan ia pun dapat bermain-main denganmu?" Ketika sudah mendekat dan akan sampai, kami pun pergi untuk segera masuk, maka beliau bersabda: "Pelan-pelanlah hingga kalian masuk tepat pada malam (yaitu setelah shalat Isya) sehingga yang kusut rambutnya dapat bersisir dan isteri yang ditinggal bisa mempersiapkan diri."

Sanad — chain of narrators

  1. Jabir bin 'Abdullah bin 'Amru bin Haram · Shahabat · Madinah · wafat 78 H
    Komentar ulama
    NULL
    Shahabat
  2. Amir bin Syarahil · Tabi'in kalangan pertengahan · Kufah · wafat 104 H
    Komentar ulama
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Abu Zur'ah
    Tsiqah
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    tsiqah masyhur
    Adz Dzahabi
    seorang tokoh
  3. Sayyar bin Abi Sayyar Wardan · Tabi'in (tdk jumpa Shahabat) · Hait · wafat 122 H
    Komentar ulama
    Ahmad bin Hambal
    tsiqah shaduuq
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    An Nasa'i
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
  4. Husyaim bin Basyir bin Al Qasim bin Dinar · Tabi'ul Atba' kalangan tua · Hait · wafat 183 H
    Komentar ulama
    Abu Hatim
    Tsiqah
    Ibnu Sa'd
    tsiqah tsabat
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    Tsiqah
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    tsiqah tsabat
    Adz Dzahabi
    tsiqah imam
  5. Ya'qub bin Ibrahim bin Katsir · Tabi'ul Atba' kalangan tua · Baghdad · wafat 252 H
    Komentar ulama
    Abu Hatim
    Shaduuq
    An Nasa'i
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Abu Bakar AlKhatib
    tsiqoh hafidz
    Maslamah bin Qasim
    Tsiqah

Similar hadiths