Shahih Bukhari #3995

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ قَالَ حَدَّثَنِي سَعْدُ بْنُ عُبَيْدَةَ عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ بَعَثَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَرِيَّةً فَاسْتَعْمَلَ رَجُلًا مِنْ الْأَنْصَارِ وَأَمَرَهُمْ أَنْ يُطِيعُوهُ فَغَضِبَ فَقَالَ أَلَيْسَ أَمَرَكُمْ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ تُطِيعُونِي قَالُوا بَلَى قَالَ فَاجْمَعُوا لِي حَطَبًا فَجَمَعُوا فَقَالَ أَوْقِدُوا نَارًا فَأَوْقَدُوهَا فَقَالَ ادْخُلُوهَا فَهَمُّوا وَجَعَلَ بَعْضُهُمْ يُمْسِكُ بَعْضًا وَيَقُولُونَ فَرَرْنَا إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ النَّارِ فَمَا زَالُوا حَتَّى خَمَدَتْ النَّارُ فَسَكَنَ غَضَبُهُ فَبَلَغَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَوْ دَخَلُوهَا مَا خَرَجُوا مِنْهَا إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ الطَّاعَةُ فِي الْمَعْرُوفِ

Telah menceritakan kepada kami [Musaddad] Telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahid] Telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] katanya, Telah menceritakan kepadaku [Sa'd bin Ubaidah] dari [Abu Abdurrahman] dari Ali radliyallahu 'anhu, katanya, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam suatu kali mengirim sebuah ekspedisi militer dan beliau angkat seorang laki-laki Anshar dan memerintahkan mereka (anggota pasukan) untuk menta'atinya. Suatu ketika si laki-laki Anshar ini marah dan berujar: "Bukankah Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam telah memerintahkan kalian untuk menta'atiku?" Mereka menjawab: "Benar." Dia berkata: "Kalau begitu, kumpulkanlah kayu bakar untukku!" Mereka pun mengumpulkannya. Kemudian dia meneruskan perintahnya: "Sekarang, nyalakanlah api!" Mereka pun menyalakannya. Ia meneruskan lagi: "Sekarang masuklah kalian ke api itu!" Dan sebagian mereka mencegah sebagian lainya seraya berkata: "Kita dahulu menemui Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dalam rangka menghindari api!" Mereka terus dengungkan peringatan ini hingga api padam, kemudian emosi sang komandan mereda. Berita ini sampai kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, lalu beliau bersabda: "Kalaulah mereka memasukinya, niscaya mereka tidak akan bisa keluar hingga kiamat tiba. Sesungguhnya keta'atan hanya berlaku dalam kebaikan."

Sanad — chain of narrators

  1. Ali bin Abi Thalib bin 'Abdu Al Muthallib bin Hasyim bin 'Abdi Manaf · Shahabat · Kufah · wafat 40 H
    Komentar ulama
    NULL
    Shahabat
  2. Abdullah bin Habib bin Rabi'ah · Tabi'in kalangan tua · Kufah · wafat 72 H
    Komentar ulama
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    An Nasa'i
    Tsiqah
    Ibnu Abdil Barr
    Tsiqah
    Ibnu Hajar Al Atsqalani
    tsiqah tsabat
    Adz Dzahabi
    imam
  3. Sa'ad bin 'Ubaidah · Tabi'in kalangan pertengahan · Kufah
    Komentar ulama
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    An Nasa'i
    Tsiqah
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    Adz Dzahabi
    Tsiqah
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
  4. Sulaiman bin Mihran · Tabi'in kalangan biasa · Kufah · wafat 147 H
    Komentar ulama
    Al 'Ajli
    tsiqah tsabat
    An Nasa'i
    tsiqah tsabat
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    Yudallis
    Abu Hatim Ar Rozy
    Tsiqah haditsnya dijadikan hujjah
  5. Abdul Wahid bin Ziyad · Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan · Bashrah · wafat 176 H
    Komentar ulama
    Abu Hatim
    tsiqah
    Abu Zur'ah
    Tsiqah
    An Nasa'i
    laisa bihi ba`s
    Al 'Ajli
    tsiqah
    Abu Daud
    Tsiqah
    Ad Daruquthni
    tsiqah ma`mun
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
  6. Musaddad bin Musrihad bin Musribal bin Mustawrid · Tabi'in kalangan biasa · Bashrah · wafat 228 H
    Komentar ulama
    Yahya bin Ma'in
    Shaduuq
    Ahmad bin Hambal
    Shaduuq
    An Nasa'i
    Tsiqah
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    Abu Hatim
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    tsiqoh hafidz
    Adz Dzahabi
    Hafizh

Similar hadiths