Shahih Bukhari #3984

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ أَخْبَرَنِي عَطَاءٌ أَنَّ صَفْوَانَ بْنَ يَعْلَى بْنِ أُمَيَّةَ أَخْبَرَهُ أَنَّ يَعْلَى كَانَ يَقُولُ لَيْتَنِي أَرَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ يُنْزَلُ عَلَيْهِ قَالَ فَبَيْنَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْجِعْرَانَةِ وَعَلَيْهِ ثَوْبٌ قَدْ أُظِلَّ بِهِ مَعَهُ فِيهِ نَاسٌ مِنْ أَصْحَابِهِ إِذْ جَاءَهُ أَعْرَابِيٌّ عَلَيْهِ جُبَّةٌ مُتَضَمِّخٌ بِطِيبٍ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ كَيْفَ تَرَى فِي رَجُلٍ أَحْرَمَ بِعُمْرَةٍ فِي جُبَّةٍ بَعْدَمَا تَضَمَّخَ بِالطِّيبِ فَأَشَارَ عُمَرُ إِلَى يَعْلَى بِيَدِهِ أَنْ تَعَالَ فَجَاءَ يَعْلَى فَأَدْخَلَ رَأْسَهُ فَإِذَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُحْمَرُّ الْوَجْهِ يَغِطُّ كَذَلِكَ سَاعَةً ثُمَّ سُرِّيَ عَنْهُ فَقَالَ أَيْنَ الَّذِي يَسْأَلُنِي عَنْ الْعُمْرَةِ آنِفًا فَالْتُمِسَ الرَّجُلُ فَأُتِيَ بِهِ فَقَالَ أَمَّا الطِّيبُ الَّذِي بِكَ فَاغْسِلْهُ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ وَأَمَّا الْجُبَّةُ فَانْزِعْهَا ثُمَّ اصْنَعْ فِي عُمْرَتِكَ كَمَا تَصْنَعُ فِي حَجِّكَ

Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub bin Ibrahim] Telah menceritakan kepada kami [Ismail] Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Juraij] katanya, Telah menceritakan kepadaku 'Atha', bahwasanya [Shafwan bin Ya'la bin Umayyah] mengabarinya, bahwasannya Ya'la berkata: "Sekiranya aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ketika wahyu diturunkan kepadanya!" dia berkata: Maka ketika Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berada di Ji'ranah yang ketika itu beliau dinaungi dengan sebuah kain bersama beberapa orang sahabatnya, tiba-tiba seorang Arab pedusunan (badui,) yang memakai jubah beraroma minyak wangi menemuinya dan bertanya: "Wahai Rasulullah, bagaimana pendapatmu tentang seseorang yang berihram untuk umrah dengan jubah setelah diberi wewangian?" 'Umar lantas memberi isyarat kepada Ya'la dengan tangannya yang pesannya: "Kemari." Ya'la kemudian datang dan memasukkan kepalanya. Serta merta wajah Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memerah dan naik darah beberapa saat, kemudian reda. Kata beliau: "Mana orang yang bertanya kepadaku tentang 'Umrah?" Ia pun kemudian dicari dan didatangkan. Lalu Nabi bersabda: "Wewangian yang ada padamu, tolong cucilah tiga kali, adapun jubah, maka tanggalkanlah, kemudian lakukan dalam umrahmu sebagaimana kamu lakukan dalam hajimu."

Sanad — chain of narrators

  1. Ya'laa bin Umayyah bin Abi 'Ubaidah · Shahabat · Marur Rawdz
    Komentar ulama
    NULL
    Shahabat
  2. Shafwan bin Ya'laa bin Umayyah · Tabi'in kalangan tua · Marur Rawdz
    Komentar ulama
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Ibnu Hajar Al Atsqalani
    Tsiqah
    Adz Dzahabi
    Tsiqah
  3. Atha' bin Abi Rabbah Aslam · Tabi'in kalangan pertengahan · Marur Rawdz · wafat 114 H
    Komentar ulama
    Yahya bin Ma'in
    Tsiqah
    Ibnu Saad
    tsiqah
    Abu Zur'ah
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'Ats Tsiqat'
  4. Abdul Malik bin 'Abdul 'Aziz bin Juraij · Tabi'in (tdk jumpa Shahabat) · Marur Rawdz · wafat 150 H
    Komentar ulama
    Adz Dzahabi
    salah satu ahli ilmu
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Al 'Ajli
    Tsiqah
    Ibnu Hajar
    "tsiqah,faqih"
  5. Isma'il bin Ibrahim bin Muqsim · Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan · Bashrah · wafat 193 H
    Komentar ulama
    Syu'bah
    Sayyidul Muhadditsin
    Yahya bin Ma'in
    tsiqah ma`mun
    Muhammad bin Sa'd
    Tsiqah tsabat hujjah
    Abdurrahman bin Mahdi
    dia lebih kuat dari Husyaim
    Abu Daud
    "tidak ada seorang muhaddits kecuali melakukan kesalahan, kecuali Ibnu 'Ulaiyah dan Bisyr bin al Mufadldlal"
    Yahya bin Said
    Lebih kuat daripada Wuhaib
    As Saji
    Perlu dikoreksi ulang
    An Nasa'i
    Tsiqah tsabat
    Ibnu Hajar al 'Asqalani
    dlaif
    Adz Dzahabi
    dlaif
  6. Ya'qub bin Ibrahim bin Katsir · Tabi'ul Atba' kalangan tua · Baghdad · wafat 252 H
    Komentar ulama
    Abu Hatim
    Shaduuq
    An Nasa'i
    Tsiqah
    Ibnu Hibban
    disebutkan dalam 'ats tsiqaat
    Abu Bakar AlKhatib
    tsiqoh hafidz
    Maslamah bin Qasim
    Tsiqah